Wujud Kepedulian Lingkungan, Polres Probolinggo Tanam 1.000 Pohon di Maron
- 22 Apr 2026 16:16 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan ditunjukkan Polres Probolinggo melalui kegiatan penanaman 1.000 pohon di kawasan Dam 8 Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT Yayasan Kemala Bhayangkari, Hari Bhayangkara, serta Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Tahun 2026. Selain sebagai bentuk kepedulian lingkungan, aksi ini juga menjadi langkah mitigasi bencana di wilayah setempat.
Kegiatan yang dipusatkan di Dam 8 Desa Brabe tersebut dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah dan masyarakat. Hadir di antaranya Wakil Bupati Probolinggo Fahmi Abdul Haq Zaini, Kapolres Probolinggo M. Wahyudin Latif, jajaran Bhayangkari, DPRD, Kejaksaan, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga elemen masyarakat dan aliansi peduli lingkungan.
Dalam arahannya, Kapolres Probolinggo menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon tidak boleh berhenti pada seremoni semata, melainkan harus diikuti dengan komitmen perawatan dan pengawasan secara berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Saya tekankan kepada seluruh jajaran untuk bertanggung jawab terhadap keberlanjutan tanaman ini. Lakukan pengawasan, bangun komunikasi dengan masyarakat, dan pastikan pohon-pohon ini tumbuh dengan baik,” tegasnya.
Ia juga menyoroti kondisi geografis di sekitar Dam 8 yang memiliki potensi kerawanan bencana, seperti banjir dan longsor. Menurutnya, penanaman pohon merupakan langkah preventif yang penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan.
“Kita harus berpikir ke depan. Jangan menunggu terjadi bencana baru kita bergerak. Penanaman pohon ini adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.
Selain itu, Kapolres mengingatkan pentingnya menjaga keberadaan Dam 8 sebagai infrastruktur vital yang masih berfungsi dengan baik meskipun merupakan peninggalan lama. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama merawat dan melestarikannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Abdullah, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi keprihatinan terhadap kondisi lingkungan di wilayah tersebut yang pernah mengalami banjir besar dan beberapa titik longsor.
“Di kawasan ini terdapat sedikitnya lima titik longsor. Oleh karena itu, penanaman pohon menjadi langkah strategis untuk mengurangi risiko tersebut,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Bhayangkari yang telah menyediakan sekitar 1.000 bibit pohon, termasuk jenis tabebuya, untuk kegiatan ini.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bibit pohon oleh Kapolres kepada panitia, serta penanaman bersama oleh seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam mengantisipasi potensi bencana di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....