Harga Elpiji Nonsubsidi Blitar Melonjak Tajam usai Lebaran

  • 22 Apr 2026 15:58 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Tekanan ekonomi pasca Lebaran mulai dirasakan warga Kota Blitar. Salah satunya dari lonjakan harga elpiji nonsubsidi yang kini semakin membebani pengeluaran rumah tangga.

Memasuki April 2026, harga elpiji ukuran 12 kilogram di sejumlah pangkalan menembus Rp235.000 per tabung. Angka ini naik signifikan dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp200.000. Kenaikan juga terjadi pada elpiji ukuran 5 kilogram, dari Rp100.000 menjadi Rp117.000.

Lonjakan harga ini disebut-sebut dipicu oleh sempat tersendatnya pasokan di tingkat pangkalan. Beberapa penjual bahkan mengaku kehabisan stok selama beberapa hari sebelum harga kembali naik.

Asih, salah seorang pemilik pangkalan di kawasan Jalan Dr. Wahidin, Kota Blitar, mengatakan kenaikan kali ini terasa paling tinggi dibandingkan sebelumnya.

"Biasanya ada kenaikan, tapi tidak sebesar ini. Kemarin sempat kosong, lalu saat barang datang lagi, harganya langsung naik," ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Ia menambahkan, dalam kondisi normal dirinya bisa menerima pasokan sekitar 20 hingga 30 tabung elpiji 12 kilogram per minggu

"Gangguan distribusi beberapa waktu lalu membuat stok sempat tidak tersedia," kata dia.

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi pada elpiji subsidi 3 kilogram. Harga tetap stabil di angka Rp18.000 per tabung dengan distribusi yang relatif lancar.

Di sisi lain, kenaikan harga elpiji ini juga beriringan dengan naiknya sejumlah kebutuhan lain setelah Lebaran. Produk kemasan seperti air mineral ikut mengalami penyesuaian harga sekitar Rp2.000 hingga Rp3.000 per karton.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....