Kota Blitar Tingkatkan Fungsi Embung Hadapi Kemarau
- 17 Apr 2026 04:50 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Pemerintah Kota Blitar mulai memperkuat kesiapan menghadapi potensi musim kemarau panjang yang diperkirakan terjadi pada tahun 2026.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah meningkatkan fungsi embung sebagai sumber cadangan air, khususnya untuk mendukung sektor pertanian.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), upaya optimalisasi embung dilakukan agar mampu menyimpan air lebih maksimal saat musim hujan, sehingga dapat dimanfaatkan ketika memasuki periode kering.
Kepala DKPP Kota Blitar, Dewi Masitoh mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait langkah antisipasi menghadapi kemarau panjang. Hal ini menyusul adanya arahan resmi agar setiap daerah meningkatkan kesiapsiagaan.
"Arahan dari provinsi sudah kami tindak lanjuti. Kami diminta memastikan kesiapan sarana, termasuk embung, agar bisa digunakan secara optimal saat kemarau," kata dia, Jumat (17/4/2026).
Di Kota Blitar, terdapat dua embung yang saat ini menjadi fokus perhatian, yakni di wilayah Jatimalang, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul dan di Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan. Kedua embung tersebut dinilai strategis dalam membantu suplai air irigasi bagi lahan pertanian di sekitarnya.
Selain peningkatan fungsi embung, DKPP juga mengimbau para petani untuk mulai menyesuaikan pola tanam dengan kondisi cuaca yang diperkirakan lebih kering dari biasanya. Efisiensi penggunaan air juga menjadi hal penting untuk diperhatikan.
"Petani kami dorong untuk lebih bijak dalam penggunaan air dan menyesuaikan pola tanam. Dengan begitu, dampak kemarau bisa ditekan," imbuhnya.
Pemerintah Kota Blitar berharap langkah antisipasi ini dapat menjaga produktivitas pertanian tetap stabil, sekaligus meminimalkan risiko kekeringan di wilayah setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....