Daun Pisang Jadi Alternatif Berkelanjutan Pengganti Plastik
- 16 Apr 2026 06:49 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Meningkatnya permintaan daun pisang sebagai alternatif kemasan dinilai tidak menimbulkan risiko lingkungan yang signifikan. Bahan alami ini justru dianggap sebagai solusi berkelanjutan dalam mendukung pengurangan sampah plastik.
Project Manager Zero Waste Cities ECOTON sekaligus penggiat zero waste, Tonis Afrianto, menyebut daun pisang merupakan sumber daya yang dapat diperbarui. Tanaman ini mudah dibudidayakan dan dapat dipanen secara berkelanjutan sepanjang tahun.
“Daun pisang itu sumber daya yang bisa diperbarui, bisa ditanam dan dipanen secara terus menerus,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, penggunaan daun pisang dalam jumlah besar tidak perlu dikhawatirkan akan menyebabkan eksploitasi berlebihan. Hal ini karena tanaman pisang dapat terus tumbuh dan dikembangbiakkan dengan mudah.
Selain itu, limbah dari daun pisang juga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Sisa penggunaan daun dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi kesuburan tanah.
“Kalau menjadi sampah organik, daun ini bisa dikomposkan dan menjadi nutrisi bagi tumbuhan,” jelasnya.
Tonis menambahkan, pemanfaatan daun pisang juga memberikan nilai tambah karena tidak hanya daunnya yang bisa digunakan. Buah pisang juga dapat dipanen sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dengan sifatnya yang berkelanjutan, penggunaan daun pisang dinilai dapat terus dikembangkan sebagai alternatif kemasan ramah lingkungan. Langkah ini diharapkan mampu mendukung upaya pengurangan sampah sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....