Penumpang Kereta Api di Malang Raya Tumbuh 12 Persen pada Triwulan I 2026

  • 14 Apr 2026 09:28 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kinerja angkutan penumpang PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya di wilayah Malang Raya menunjukkan tren positif sepanjang Triwulan I 2026. Total sebanyak 595.787 pelanggan dilayani, meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 531.345 pelanggan.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 293.119 pelanggan tercatat berangkat dan 302.668 pelanggan tiba di wilayah Malang Raya. Peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal," kata Manager Humas PT KAI Daop 8, Mahendro Trang Bawono, Selasa (14/4/2026).

Secara bulanan, Mahendro menyebut bahwa jumlah penumpang juga menunjukkan tren yang dinamis. Pada Januari 2026 tercatat 204.013 pelanggan, Februari 167.043 pelanggan, dan meningkat signifikan pada Maret menjadi 224.731 pelanggan. Lonjakan pada Maret didorong tingginya mobilitas masyarakat untuk keperluan kerja, pendidikan, libur akhir pekan, hingga wisata.

"Capaian tersebut merupakan hasil komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan. Untuk itu, KAI terus menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, disertai peningkatan kualitas layanan,” ujarnya.

Adapun tiga stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi selama periode tersebut adalah Stasiun Malang dengan 250.771 pelanggan, diikuti Stasiun Kepanjen sebanyak 16.961 pelanggan, dan Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 16.568 pelanggan.

"Sementara untuk kedatangan, Stasiun Malang juga mencatat angka tertinggi dengan 262.633 pelanggan, disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 16.806 pelanggan dan Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 15.707 pelanggan," ungkap Mahendro.



KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan, mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana, peningkatan ketepatan waktu perjalanan, hingga penguatan layanan di stasiun maupun selama perjalanan.

Selain itu, tingginya mobilitas masyarakat di Malang Raya dinilai menjadi peluang untuk memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi massal yang efisien, ramah lingkungan, dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

“KAI berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan melalui layanan yang mengedepankan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan. Kami optimistis kereta api akan semakin menjadi pilihan utama masyarakat,” tutup Mahendro.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....