Jembatan Bok Wedi Ditutup, Satlantas Polres Paskot Lakukan Rekayasa Lalin
- 11 Apr 2026 16:48 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Pasuruan - Satlantas Polres Pasuruan Kota menyiapkan rekayasa lalu lintas terhadap mobilitas kendaraan pasca penutupan total Jalan Ir H Juanda, Kota Pasuruan yang mulai diberlakukan sejak Rabu (08/04/2026).
Kebijakan ini diambil sebagai dampak dari pembongkaran Jembatan Bok Wedi yang berada di wilayah Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugulkidul.
Untuk kendaraan dari arah timur, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur Lingkar Selatan Kota Pasuruan. Pengendara diarahkan melintasi Jalan Raya HOS Cokroaminoto, Jalan Raya KH Hasyim Ashari, Jalan Raya Untung Surapati, hingga Jalan Raya Gatot Subroto sebagai jalur penghubung utama.
Sementara itu, kendaraan dari arah barat, khususnya dari Jalan Raya Ir Soekarno Hatta, dialihkan melalui Jalan Raya Balaikota, dilanjutkan ke Jalan Raya dr Wahidin Sudiro Husodo, kemudian menuju Jalan Raya KH Hasyim Ashari hingga tersambung ke Jalan Raya HOS Cokroaminoto.
Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP Amrullah Setiawan mengatakan, jembatan tersebut merupakan salah satu akses vital bagi masyarakat, sehingga penutupan sementara ruas jalan ini memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas kendaraan, baik dari dalam kota maupun luar daerah.
Oleh sebab itu, rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan arus kendaraan ke sejumlah jalur alternatif yang dinilai mampu menampung volume kendaraan selama proses pembongkaran berlangsung.
"Pengalihan arus ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan dan juga jadi upaya preventif untuk meminimalisir potensi kemacetan serta kecelakaan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan," kata Amrullah di sela-sela kesibukannya, Sabtu (11/4/2026).
Untuk mensukseskan rekayasa tersebut, Satlantas Polres Paskot telah menyiapkan personel di sejumlah titik strategis untuk melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus membantu mengarahkan pengguna jalan.
Menurut Amrullah, selain penempatan anggota di lapangan, pihaknya juga memasang rambu-rambu petunjuk arah. Sehingga seluruh pengguna jalan dapat memanfaatkan rambu-rambu tersebut demi kelancaran mobilitas.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut Amrullah juga mengajak masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan serta memanfaatkan jalur alternatif yang telah ditentukan.
"Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan situasi arus kendaraan tetap kondusif selama proses pembongkaran Jembatan Bok Wedi berlangsung," harapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....