Pemkot Batu Gelar Pasar Murah untuk Jaga Stabilitas Harga Menjelang Idulfitri

  • 11 Mar 2026 08:56 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Pemerintah Kota Batu menggelar pasar murah di Hall Pasar Among Tani, sebagai upaya mengendalikan inflasi dan menjaga ketahanan pangan menjelang Idulfitri. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 50 pedagang mitra.

Wali Kota Batu, Nurochman, yang membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada para pedagang dan pihak terkait yang berpartisipasi. Ia menegaskan kehadiran pemerintah untuk memastikan stabilitas harga dan menjaga daya beli masyarakat, terutama saat kebutuhan meningkat selama Ramadan hingga Idulfitri.

"Pemerintah hadir ketika ada komoditas yang mengalami kenaikan harga. Melalui kolaborasi dengan para pedagang dan berbagai pihak, kita melakukan intervensi agar harga tetap terjangkau dan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya," ujar Nurochman.

Pasar murah ini menggunakan skema subsidi harga melalui kerja sama pemerintah dengan mitra pedagang. Masyarakat dapat menggunakan voucher belanja untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Wali Kota juga berterima kasih kepada Diskumperindag Kota Batu, Perum Bulog, Bank Indonesia, Forkopimda, serta semua pihak yang berkontribusi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.

"Semoga kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah," tambahnya.

Usai pembukaan, Nurochman meninjau area Pasar Among Tani dan berdialog dengan pedagang serta pengunjung. Dalam kunjungannya, ia memastikan sejumlah pedagang telah menggunakan sistem pembayaran digital QRIS sebagai bagian dari modernisasi transaksi di pasar rakyat.

Wali Kota juga menerima masukan dari pedagang terkait penataan lokasi penjualan agar lebih efektif dan memudahkan pembeli. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kenyamanan aktivitas perdagangan di Pasar Among Tani.

Pasar murah akan berlangsung selama tiga hari. Selain menyediakan komoditas pangan seperti beras, telur, bawang, cabai, daging ayam, dan daging sapi, kegiatan ini juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, tera ulang timbangan tanpa biaya, serta fasilitas sertifikasi halal dari Kementerian Agama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....