Ngabuburit di Rel Berbahaya, KAI Ingatkan Warga

  • 26 Feb 2026 16:54 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - PT KAI Daop 7 Madiun mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang jalur rel kereta api selama bulan suci Ramadan.

Aktivitas ngabuburit di sekitar rel dinilai berbahaya dan berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta api.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kecenderungan warga berkumpul di area rel meningkat pada waktu setelah sahur maupun menjelang berbuka puasa. Kondisi tersebut juga dipengaruhi momen libur sekolah di awal dan akhir Ramadan.

"Jalur kereta api bukan tempat untuk beraktivitas selain kepentingan operasional perkeretaapian. Area tersebut merupakan zona berbahaya yang harus steril dari kerumunan masyarakat,” terangnya, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, larangan tersebut memiliki dasar hukum yang jelas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Dalam aturan tersebut, setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, meletakkan barang di atas rel, maupun menggunakan jalur kereta untuk kepentingan lain di luar operasional kereta api.

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana penjara maksimal tiga bulan atau denda hingga Rp15 juta.

Sebagai langkah pencegahan, Daop 7 Madiun meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan lokasi berkumpul warga. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan ke sekolah dan masyarakat sekitar jalur rel guna mengedukasi risiko kecelakaan.

KAI juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keselamatan dengan melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau berbahaya di sekitar jalur rel.

"Kami berharap masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan aman tanpa mengambil risiko di jalur rel. Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama," ucapnya.

Tohari menambahkan, menjelang masa angkutan Lebaran, frekuensi perjalanan kereta api akan meningkat sehingga diperlukan kondisi jalur yang aman dan steril.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....