Ini Peta Wilayah Rawan Banjir di Kota Malang
- 26 Feb 2026 13:32 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah memetakan kawasan yang sudah mengalami banjir berulang, maupun rawan banjir di tengah cuaca ekstrem.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Malang, Prayitno menyebut, peta rawan tersebut terbagi dalam wilayah utara, selatan, barat, dan timur.
Wilayah utara mulai dari Jalan Ahmad Yani, S. Parman, Kedawung, Kedawung, kawasan Industri Barat, dan Letjen Sutoyo. Kawasan rawan di wilayah selatan mencakup Jalan Rais, Jupri, Langsep, Terusan Dieng, Bukit Barisan, sampai Galunggung.
“Kalau Bukit Barisan sampai Galunggung itu memiliki banyak titik penyempitan sungai, jadi rawan banjir,” kata Prayitno.
Wilayah barat meliputi mulai dari Dinoyo, MT Haryono, Soekarno-Hatta, Bunga Coklat, Sudimoro, Borobudur dan Terusan Borobudur.
“Mudah-mudah untuk yang Suhat sudah mereda karena fungsi dari sudetan sudah optimal dan tidak membuat air di wilayah SUhat turun ke Kedawung,” terangnya.
Sementara wilayah timur mencakup Mayjen Sungkono, Kebonsari, Jalan Kemantren Rajasa, Raya Gadang, Jalan Danau Maninjau, Jalan Danau Toba, Danau Kerinci, Ki Ageng Gribig.
“Jalan Maninjau, dan Jalan Danau Toba, ini masalah klasik banjir di sini. Kalau Jalan Ki Ageng Gribig semoga sudah mereda karena sudah dipasangi saluran baru,” terang Prayitno dalam program Halo RRI pada Rabu, 25 Februari 2026 merespon laporan pendengar tentang Kawasan Sawojajar yang masih muncul genangan ketika hujan deras.
Prayitno juga menyoroti kerawanan di Gang 12 ada potensi aliran sungai dari Amprong, dinilai rawan potensi banjir kiriman dari wilayah hulu, terutama jika terjadi hujan deras di Kedungkandang, Klakah, Wonorejo, Poncokusumo, Tumpang sampai Pakis.
“Misalnya di Kota Malang hanya gerimis, tapi di wilayah atas hujan deras, itu bisa menyebabkan aliran dari Sungai Amprong naik dan berpotensi terulang banjir di Gang 12, Gang Sate, dan sekitarnya. Karena itu, jangan menganggap remeh. Meski prakiraan bisa saja hanya gerimis, kesiapsiagaan tetap mutlak,” tegasnya.
Beberapa wilayah pemukiman padat penduduk juga perlu meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem, meliputi wilayah Glintung, Bareng, Bantaran Perumahan de Cluster, serta perumahan Teluk Bayur di kawasan Blimbing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....