Tiga Kali Terjadi Kecelakaan, Perlintasan KA Srengat Ditutup
- 13 Feb 2026 05:25 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Pemerintah Kabupaten Blitar resmi menutup total perlintasan kereta api sebidang tanpa palang pintu di Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kamis (12/2/2026).
Penutupan dilakukan setelah tiga kali kecelakaan terjadi dalam kurun waktu satu tahun terakhir, dengan insiden terbaru menewaskan seorang pengendara sepeda motor.
Keputusan tersebut diambil melalui rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) sebagai langkah tegas untuk mencegah jatuhnya korban jiwa berikutnya. Sehari sebelumnya, Rabu (11/2/2026), seorang pemotor tertabrak KA Singasari saat melintas di perlintasan tanpa penjagaan tersebut.
Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar bersama Satlantas Polres Blitar Kota langsung melakukan penutupan dengan memasang besi pembatas melintang di jalur perlintasan agar tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, Puguh Imam Susanto, menyampaikan bahwa lokasi tersebut memang tergolong rawan. Dalam setahun terakhir, sudah tiga kecelakaan terjadi di titik yang sama.
"Setelah kejadian terakhir, diputuskan untuk menutup total akses demi keselamatan masyarakat," ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Sebelumnya, perlintasan itu sempat ditutup, namun dibuka kembali khusus untuk kendaraan roda dua setelah adanya keberatan dari warga. Meski demikian, kecelakaan kembali terjadi sehingga pemerintah memutuskan mengambil langkah penutupan permanen.
Selain faktor keselamatan, perlintasan tersebut juga tidak memenuhi ketentuan jarak minimal antarperlintasan sebagaimana diatur dalam regulasi. Jarak dengan perlintasan terdekat hanya sekitar 600 meter, sementara aturan mensyaratkan minimal 800 meter.
Dishub mencatat, dari total 69 perlintasan sebidang di Kabupaten Blitar, sebanyak 29 di antaranya masih tanpa palang pintu. Pemerintah daerah berencana melakukan evaluasi dan penanganan bertahap terhadap sejumlah titik rawan lainnya, termasuk di wilayah Kandangan Srengat.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno membenarkan bahwa kecelakaan terakhir terjadi saat sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara dan tertabrak kereta api yang melintas dari timur ke barat.
"Diharapkan menjadi langkah preventif agar tidak ada lagi korban jiwa di perlintasan sebidang tanpa pengamanan tersebut," imbuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....