Kirab Pataka Meriahkan HUT Kota Pasuruan ke 340
- 08 Feb 2026 18:01 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Pasuruan - Hari ini, Kota Pasuruan tepat berusia ke 340 tahun. Untuk memperingatinya, Pemerintah Kota Pasuruan menggelar Kirab Pataka, Minggu (8/2/2026) pagi.
Untuk tahun ini, kirab dimulai dari Kantor Walikota Pasuruan menuju Taman Kota dengan berjarak hanya sekitar 200 meter.
Pantauan di lokasi, kirab dimulai pukul 07.30 WIB. Walikota Pasuruan, Adi Wibowo dan Wakil Walikota Pasuruan, Muhammad Nawawi dan seluruh pejabat Pemkot maupun DPRD Kota Pasuruan berjalan kaki menuju Taman Kota.
Intinya, peringatan hari jadi ini ditandai dengan pembacaan pataka oleh Ketua DPRD Kota Pasuruan, HM. Toyib.
Pembacaan pataka tersebut menjadi pengingat akan sosok pahlawan besar, Untung Surapati yang berjasa bagi masyarakat Kota Pasuruan.
"Semangat perjuangan beliau di masa lalu dijadikan fondasi utama dalam membangun visi masa depan kota yang lebih berdaulat dan mandiri," kata Walikota Mas Adi, dalam sambutannya.
Menurut Mas Adi, khusus tahun ini, tema peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan adalah “Guyub Rukun Bareng-Bareng Mbangun Pasuruan Kutho Anugrah”. Tema tersebut dipilih untuk memperkuat ikatan gotong royong antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, hingga seluruh lapisan masyarakat.
Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat memutus sekat perbedaan demi mewujudkan cita-cita kota yang mandiri secara ekonomi dan indah secara lingkungan. Fokus pembangunan ke depan akan menitikberatkan pada kolaborasi aktif guna melahirkan pelayanan publik yang lebih responsif dan berkualitas.
“Guyub rukun menggambarkan suasana harmonis, saling menghormati, dan saling mendukung di tengah keberagaman,” tambah Mas Adi.
Peringatan ini juga menjadi saksi sejarah dengan ditetapkannya nama baru bagi ruang publik, yakni Taman Harmoni dan Gedung Groedo. Nama-nama tersebut diambil dari tokoh dan filosofi lokal agar masyarakat selalu ingat pada karakter kepemimpinan yang pernah membawa kemakmuran bagi Pasuruan.
Taman Harmoni diharapkan menjadi pusat kebudayaan lingkungan yang memberikan ketenangan psikologis bagi setiap warga yang berkunjung. Sementara Gedung Groedo yang terinspirasi dari Raden Groedo diharapkan menjadi tempat lahirnya kebijakan-kebijakan yang menyejahterakan rakyat.
“Pemberian nama ini merupakan ikhtiar untuk menghadirkan nilai-nilai luhur daerah dalam ruang kehidupan bersama,” pungkasnya.
Melalui peringatan ke-340 ini, Kota Pasuruan menegaskan komitmennya untuk tetap berpijak pada nilai kearifan lokal dalam setiap derap pembangunannya. Persatuan yang kuat diharapkan mampu membawa Kota Pasuruan menjadi daerah yang semakin maju, berdaya saing, dan penuh anugerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....