Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera Awali Rangkaian Grebeg Pancasila

  • 01 Jun 2026 05:23 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Blitar resmi dimulai dengan pelaksanaan Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera, Minggu (31/5/2026) malam.

Kegiatan yang menjadi bagian dari tradisi tahunan Grebeg Pancasila itu berlangsung meriah dan menyedot perhatian ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute kirab.

Sejak sore hari, warga dari berbagai wilayah di Kota dan Kabupaten Blitar mulai berdatangan untuk mendapatkan posisi terbaik menyaksikan prosesi budaya yang sarat makna tersebut. Suasana semakin semarak ketika rombongan kirab mulai bergerak dari kawasan Istana Gebang menuju halaman Kantor Wali Kota Blitar.

Prosesi diawali dengan Kirab Bedhol Pusaka yang membawa berbagai simbol kebangsaan. Barisan pasukan pembawa bendera berjalan paling depan, disusul pasukan bergodo yang mengusung panji, Kitab Pancasila, serta replika Burung Garuda.

Kehadiran simbol-simbol tersebut menjadi pengingat akan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Setelah rombongan kirab melintas, masyarakat kembali disuguhkan atraksi Pawai Lentera.

Puluhan kelompok peserta menampilkan kreasi lentera dengan beragam bentuk dan tema yang memancarkan cahaya warna-warni, menciptakan pemandangan yang memukau di sepanjang jalan yang dilalui.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar Rike Rochmawati mengatakan Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera merupakan ritus pembuka dalam rangkaian Grebeg Pancasila yang rutin digelar setiap tahun.

Menurutnya, tradisi tersebut bukan sekadar agenda budaya, melainkan juga media untuk menanamkan dan mengingatkan masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila," ujarnya, Senin (1/6/2026).

Rike menjelaskan, setelah pelaksanaan kirab dan pawai, rangkaian Grebeg Pancasila masih berlanjut dengan kegiatan tirakatan atau macapatan.

Selanjutnya, pada 1 Juni akan digelar Upacara Budaya Grebeg Pancasila, Kirab Gunungan Lima, serta Kenduri Pancasila yang menjadi puncak peringatan.

Tahun ini, Pawai Lentera diikuti 38 peserta yang terdiri dari perwakilan sekolah dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Blitar.

Masing-masing peserta menampilkan kreativitas terbaiknya dalam mengemas pesan kebangsaan melalui ornamen dan hiasan lentera.

Di tengah kemeriahan acara, banyak warga memanfaatkan momen tersebut untuk mengenalkan sejarah dan nilai-nilai Pancasila kepada anak-anak mereka. Tidak sedikit pengunjung yang mengabadikan jalannya kirab dan pawai sebagai bagian dari pengalaman mengikuti tradisi khas Kota Blitar.

Bagi masyarakat, Grebeg Pancasila bukan hanya sebuah perayaan tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas Kota Blitar sebagai Kota Pancasila sekaligus menjaga warisan budaya yang terus hidup di tengah perkembangan zaman. Dengan antusiasme yang tetap tinggi dari tahun ke tahun, tradisi ini diharapkan terus menjadi ruang pemersatu masyarakat sekaligus sarana menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi penerus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....