Cuaca Ekstrem, Jembatan Putus Hingga Pohon Tumbang

  • 31 Jan 2026 09:59 WIB
  •  Malang

RRI.co.id – Probolinggo - Cuaca ekstrem berupa hujan ringan hingga deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo, Jumat (30/1/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan pohon tumbang, kerusakan rumah warga, banjir genangan, hingga putusnya jembatan penghubung antar dusun.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Syarif, mengatakan kejadian tersebut dipicu hujan yang berlangsung sejak pukul 13.30 WIB hingga sekitar pukul 17.00 WIB, disertai angin kencang di beberapa kecamatan.

“Cuaca ekstrem ini menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik, kerusakan rumah warga, serta banjir genangan. Namun saat ini sebagian besar lokasi sudah ditangani,” ujar Oemar, Sabtu (31/1/2026).

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Probolinggo, wilayah terdampak meliputi beberapa kecamatan.

Di Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, pohon tumbang menimpa teras rumah warga di Dusun Parsean RT 012 RW 004 dan RW 005. Selain itu, tiga pohon tumbang di Jalan Raya Probolinggo–Kraksaan mengakibatkan kerusakan pada satu musala, satu tempat usaha, serta 24 rumah. Sementara di Desa Tamansari, empat pohon tumbang dan satu tempat usaha terdampak. Kondisi saat ini dilaporkan telah selesai dibersihkan.

Di Desa Boto, Kecamatan Lumbang, empat pohon tumbang menimpa empat dapur rumah warga sehingga mengalami kerusakan ringan. Selain itu, dua rumah lainnya mengalami kerusakan ringan akibat terpaan angin kencang.

Sementara di Desa Penambangan, Kecamatan Pajarakan, tepatnya di Dusun Krajan RT 02 RW 01, angin puting beliung menyebabkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga.

Cuaca ekstrem juga mengakibatkan banjir genangan di Dusun Bibis, Desa Lemahkembar, Kecamatan Sumberasih. Namun kondisi terkini dilaporkan air sudah surut. Di wilayah yang sama, tepatnya di Desa Banjarsari, banjir genangan menyebabkan jembatan darurat penghubung Dusun Beji dan Banjar Utara putus dan terhanyut arus.

Selain itu, di Desa Sumberejo, jembatan penghubung Dusun Klompek dilaporkan putus akibat abutmen jembatan yang ambrol. Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Raya Jabung–Sisir.

Oemar menjelaskan, BPBD Kabupaten Probolinggo melalui Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) telah melakukan koordinasi dengan relawan setempat, pemerintah desa, serta unsur TNI dan Polri.

“TRC BPBD bersama Damkar, Koramil, Polsek, relawan, dan masyarakat melakukan evakuasi pohon tumbang dan assessment di lokasi terdampak. Sebagian besar kejadian sudah selesai ditangani,” jelasnya.

BPBD Kabupaten Probolinggo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masin

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....