Cuaca Ekstrem Picu Tanah Retak di Dampit Malang

  • 09 Apr 2026 21:02 WIB
  •  Malang
RRI. CO. ID, Malang – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, pada Rabu 8 April 2026 sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan tanah retak serta merusak sebagian atap rumah warga di Desa Srimulyo.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjelaskan, kejadian terjadi sekitar pukul 18.26 WIB di Dusun Sukorejo. Intensitas hujan sedang hingga deras yang disertai angin kencang menjadi pemicu utama kerusakan.

Satu rumah milik Tumar yang dihuni satu kepala keluarga dengan empat jiwa terdampak dalam kejadian ini. Selain atap rumah yang terbawa angin, bagian ruang tamu juga mengalami retakan tanah yang cukup membahayakan.

“Terpantau hujan dengan intensitas sedang hingga deras disertai angin, khususnya di wilayah Kecamatan Dampit dan sekitarnya, mengakibatkan tanah retak dan sebagian atap rumah terbawa angin,” jelas Sadono Irawan, Kamis 9 April 2026.

Tidak menimbulkan korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp.20 juta. Saat ini, pemilik rumah terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat karena kondisi rumah dinilai berisiko, terutama akibat retakan tanah yang berada dekat tebing di belakang rumah.

“Pemilik rumah saat ini mengungsi di rumah saudara terdekat karena dikhawatirkan berpotensi terjadi longsor,” ujarnya.

Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Malang menerima laporan pada Kamis 9 April 2026 sekitar pukul 11.30 WIB dan segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Tim Poslap Tirtoyudo kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan awal.

Sejumlah pihak turut terlibat dalam penanganan kejadian ini, di antaranya BPBD Kabupaten Malang, Pemerintah Desa Srimulyo, PMI Kabupaten Malang, relawan, serta masyarakat setempat.

Saat ini, warga bersama-sama telah melakukan kerja bakti untuk memperbaiki atap rumah yang rusak. Namun demikian, kebutuhan mendesak berupa terpal dan bantuan sembako masih diperlukan untuk mendukung korban terdampak.

BPBD Kabupaten Malang memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di lokasi kejadian dan memberikan pembaruan informasi apabila terdapat kondisi terbaru.
google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....