Pemkot Probolinggo Launching Suroyo Cokro Super Koridor
- 31 Jan 2026 09:27 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Probolinggo - Pemerintah Kota Probolinggo resmi meluncurkan layanan wifi gratis bertajuk “Suroyo–Cokro Super Koridor” yang berlokasi di Jalan Suroyo dan Jalan HOS Cokroaminoto.
Program ini diluncurkan sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan pembangunan daerah dan penguatan aktivitas masyarakat, Jumat malam (30/1/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo, Lucia Aries Yulianti, mengatakan pengembangan Suroyo–Cokro Super Koridor memiliki tantangan dan peluang yang harus dikelola secara bersama-sama.
“Fokus utama kami adalah memastikan fasilitas yang dibangun aman bagi masyarakat, selaras dengan budaya lokal, serta tetap menjaga kelestarian dan keamanannya,” ujar Lucia saat pers rilis di Kantor Pemkot Probolinggo.
Lucia menambahkan, Diskominfo Kota Probolinggo bekerja sama dengan penyedia layanan internet (ISP) untuk memasang sistem firewall otomatis guna memblokir situs-situs berbahaya, termasuk konten pornografi. Selain itu, sistem pemantauan jaringan juga diaktifkan untuk mengawasi lalu lintas data di setiap titik akses wifi.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan digital dan kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan layanan wifi gratis,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyampaikan bahwa selain peluncuran wifi gratis, Pemerintah Kota Probolinggo juga menyiapkan 160 event sepanjang tahun 2026.
“Sebanyak 160 event yang kami rencanakan di tahun 2026 diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Menurut Aminuddin, dengan banyaknya agenda kegiatan, laju pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo ditargetkan tetap berada di kisaran 5,5 persen ke atas.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot berencana merilis kalender wisata resmi berbasis kode QR yang terhubung dengan informasi 160 event, 100 destinasi wisata, pasar tradisional, sentra belanja, serta wisata kuliner.
“Inisiatif ini juga didukung dengan peningkatan konektivitas dan infrastruktur. Rencananya, kereta api komuter dari Surabaya, Pasuruan, dan Probolinggo akan beroperasi penuh paling lambat 1 Maret,” ujarnya.
Selain itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga berkomitmen melakukan renovasi Stasiun Kereta Api Probolinggo agar tampil lebih modern.
Wali Kota juga mengungkapkan adanya potensi investasi besar, termasuk rencana pembangunan pusat industri terpadu oleh investor dari Korea dan Tiongkok yang berpotensi menyerap ribuan tenaga kerja lokal.
“Kalender wisata 2026 ini menjadi sinyal bagi investor untuk melihat potensi Kota Probolinggo. Kita akan memanfaatkan seluruh potensi wisata yang ada,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....