Tinjau Pasar, Satgas Pangan Temukan Kacang Tanah Langka
- 29 Jan 2026 10:45 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Guna memastikan stok bahan pangan dalam kondisi aman, menjelang Ramadan 2026. Satgas Pangan Polres Blitar Kota mengecek ketersediaan stok di Pasar Pon dan agen yang ada di Kota Blitar.
Secara umum, ketersediaan bahan pangan dalam kondisi aman dan harga relatif stabil. Meski begitu, petugas menemukan satu komoditas pangan yakni kacang tanah yang stoknya di pasaran sedikit dan harganya relatif mahal atau melonjak tinggi.
Kanit Pidana Ekonomi dan Tertentu Satreskrim Polres Blitar Kota, Iptu Yuno Sukaito menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu merasa khawatir berlebih, karena saat ini ketersediaan sembako relatif aman dan mencukupi untuk kebutuhan Ramadan.
"Stok bahan pokok seperti beras, gula, tepung, telur dan minyak goreng di pasaran maupun agen masih aman hingga Ramadan, harga juga terpantau relatif stabil," kata dia, Kamis (29/1/2026).
Saat pengecekan di lapangan, petugas menemukan stok kacang tanah lokal menipis atau sedikit di sejumlah kios yang ada di Pasar Pon.
Kondisi ini membuat harga kacang tanah lokal melonjak drastis. Saat ini harga kacang tanah lokal senilai Rp40.000 per kilogram, padahal sebelumnya hanya Rp28.000 per kilogram.
"Sebenarnya ada kacang tanah impor tapi tidak begitu disukai masyarakat. Kami akan koordinasi dengan DKPP," ujarnya.
Pantauan di lapangan, harga beras premium kemasan 5 kilogram berkisar Rp74.000-Rp75.000, tepung terigu Rp10.000-Rp12.000 per kilogram, lalu gula pasir berkisar Rp17.000-Rp17.500 per kilogram dan minyak goreng bekisar Rp17.000-Rp18.000 per liter. Sementara telur ayam harganya berkisar Rp27.000-Rp28.000 per kilogramnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....