Pertumbuhan Ekonomi dan IPM Kota Probolinggo Terus Digenjot

  • 26 Jan 2026 16:10 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan tersebut digelar di Puri Manggala Bhakti, Senin (26/1/2026).

Forum dibuka langsung oleh Walikota Probolinggo dr. Aminuddin, didampingi Wakil Walikota Ina Dwi Lestari, Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, serta dihadiri jajaran perangkat daerah, BUMD, akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat hingga pemerhati lingkungan.

Kepala Bapperida Kota Probolinggo yang juga Penjabat Sekda, Rey Suwigtyo, mengatakan forum konsultasi publik ini menjadi wadah partisipatif untuk menjaring aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Melalui dialog terbuka, perencanaan yang disusun diharapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.

Walikota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan, RKPD merupakan fondasi penting pembangunan daerah yang berkesinambungan hingga tahun-tahun berikutnya. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang terukur, realistis, dan berorientasi pada hasil.

Menurutnya, Kota Probolinggo memiliki tiga potensi utama yang terus dikembangkan, yakni sebagai daerah penunjang pelabuhan, kawasan transit, dan penyangga pariwisata. Ketiga potensi tersebut menjadi dasar penguatan city branding Kota Probolinggo sebagai gerbang menuju kawasan wisata Bromo.

Selain penguatan konektivitas transportasi dan kawasan ekonomi, Pemkot juga memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan. Salah satunya dengan peluncuran program beasiswa senilai Rp1 miliar yang difokuskan pada pemanfaatan perguruan tinggi di Kota Probolinggo.

Di sektor ekonomi, Pemkot menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga mencapai 60 persen dari APBD melalui optimalisasi pajak dan retribusi, penguatan pengawasan, serta sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi. Pengembangan sektor pariwisata, UMKM, pertanian, dan peternakan juga terus didorong untuk menarik minat investasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Perekonomian dan SDA Provinsi Jawa Timur, Andrio Himawan, menilai Kota Probolinggo memiliki prospek investasi yang menjanjikan. Dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen dan IPM di atas rata-rata provinsi, Kota Probolinggo dinilai strategis dalam mendukung konektivitas dan distribusi logistik di wilayah utara Jawa.

Forum konsultasi publik ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi dan komitmen bersama guna mewujudkan pembangunan Kota Probolinggo yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....