Angkut 8 Ton Sampah Selama Semipro 2026, Kesadaran Pengunjung Jadi Sorotan

  • 16 Jul 2026 22:20 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo mencatat sekitar 8 ton sampah diangkut selama pelaksanaan Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) 2026. Mayoritas sampah yang terkumpul merupakan sampah plastik yang ditinggalkan pengunjung di area Stadion Bayuangga.

Usai berakhirnya rangkaian Semipro, DLH bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) serta sejumlah pihak melakukan aksi bersih-bersih di dalam maupun di luar Stadion Bayuangga.

Kepala Bidang Penanggulangan dan Penanganan Sampah DLH Kota Probolinggo, Gigih Ardityawan Pratama, mengatakan pihaknya setiap hari melakukan pengangkutan sampah selama penyelenggaraan Semipro. Namun, kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih perlu ditingkatkan.

"Selama Semipro 10 hari ini, kami angkut sekitar 8 ton sampah. Kami juga membersihkan sampah setiap hari selama gelaran Semipro. Sampah yang diangkut didominasi sampah plastik," ujar Gigih, Kamis (16/7/2026)

Selain membersihkan sampah, petugas juga mengumpulkan berbagai benda tajam seperti tusuk sate, kawat, dan kulit kerang yang berpotensi membahayakan pengguna lapangan.

"Kami langsung turun biar cepat bersih dan aman. Banyak bekas tusuk makanan, kulit kerang, dan benda tajam lainnya yang harus segera dibersihkan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dispopar Kota Probolinggo, Muhammad Abas, mengatakan setelah proses pembersihan selesai, pihaknya akan melakukan pemeliharaan rumput Stadion Bayuangga. Tahap awal dilakukan penyiraman secara intensif untuk mempercepat pemulihan kondisi rumput sebelum dilakukan pemotongan.

Menurut Abas, setelah rumput kembali tumbuh dengan baik, stadion akan diuji melalui pertandingan sepak bola guna memastikan lapangan aman dan layak digunakan kembali.

Pemerintah Kota Probolinggo mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, sehingga setiap penyelenggaraan kegiatan dapat berlangsung nyaman tanpa meninggalkan dampak terhadap fasilitas publik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....