Ekspor Kawasan Berikat Jatim II Tembus Rp21,3 Triliun
- 26 Jan 2026 14:29 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Nilai ekspor dari Kawasan Berikat di wilayah kerja Bea Cukai Jawa Timur II mencapai rekor Rp21,3 triliun pada tahun 2025. Angka ini menjadikan wilayah tersebut sebagai penyumbang ekspor KB tertinggi secara nasional. Pencapaian ini menjadi kontribusi nyata bagi neraca perdagangan Indonesia.
Kepala Kantor Wilayah DJBC Jatim II, Agus Sudarmadi, mengungkapkan bahwa capaian ini diiringi realisasi investasi sebesar Rp1,9 triliun. Sektor ini juga telah membuka lapangan kerja bagi 7.482 tenaga kerja baru di berbagai daerah. Pertumbuhan terutama terkonsentrasi di wilayah selatan Jawa Timur, dari Ngawi hingga Banyuwangi.
"Kunci utamanya adalah menciptakan iklim usaha yang kondusif dengan keseimbangan yang tepat," jelas Agus saat acara cofee morning di kantor Bea dan Cukai Jawa Timur II, Senin (26/1/2026).
Ia menekankan bahwa keberhasilan diukur dari berkembangnya industri yang taat hukum, bukan dari frekuensi tindakan penegakan aturan.
Total terdapat 38 Kawasan Berikat yang aktif berkontribusi di bawah pengawasan lima Kantor Pelayanan Utama (KPPBC). Distribusinya meliputi KPPBC Madiun, Bittar, Malang, Jember, dan Banyuwangi. Masing-masing wilayah menunjukkan perkembangan yang positif sepanjang tahun.
Surplus perdagangan yang signifikan, dimana ekspor jauh melampaui impor, menunjukkan nilai tambah yang diciptakan. Aktivitas di KB tidak hanya mengimpor bahan baku, tetapi secara nyata mentransformasikannya menjadi produk bernilai ekspor tinggi.
Untuk mendukung kinerja ini, Agus menyatakan komitmennya meningkatkan pelayanan perizinan. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses dan memberikan kepastian hukum bagi investor, sehingga ekonomi riil dapat terus bergerak.
Ke depan, Bea Cukai Jatim II akan tetap berpegang pada visi profesional dalam melayani dan tegas dalam mengawasi. Dukungan dari seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan tren positif ini di tahun-tahun mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....