Periode 16-22 Januari 2026, Aktivitas Gempa Jatim Stabil

  • 23 Jan 2026 12:26 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika kelas III Malang mencatat aktivitas gempa di Jawa Timur masih stabil dan tidak menimbulkan guncangan dirasakan masyarakat, pada periode 16-22 Januari 2026.

Fungsional Ahli Stasiun Geofisika Malang, M Rizza Al Hafiz, mengatakan selama periode itu terjadi 125 kejadian gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Dari jumlah tersebut, gempa dengan magnitudo terbesar tercatat M 3,99 dan magnitudo terkecil M 1,26. Berdasarkan kedalaman, sebanyak 102 kejadian merupakan gempa dangkal, 23 gempa menengah, dan tidak ditemukan gempa dalam.

“Gempa bumi terbanyak terekam pada 18 Januari 2026 dengan 28 kejadian, sedangkan paling sedikit terjadi pada 21 Januari 2026 sebanyak lima kejadian,” ujar Rizza, Jumat (23/1/2026).

Ia menjelaskan, aktivitas kegempaan di wilayah Jawa Timur dipengaruhi oleh pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia, serta pergerakan patahan lokal yang masih aktif.

Meski frekuensi gempa cukup tinggi, Rizza menegaskan tidak ada kejadian gempa yang dirasakan masyarakat selama periode tersebut. Kondisi ini menunjukkan aktivitas kegempaan masih berada dalam batas normal.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu mengikuti rilis resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas gempa bumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....