Makna Zakat Fitrah di Bulan Ramadan

  • 18 Mar 2026 10:23 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak masyarakat yang hanya fokus pada persiapan pakaian baru dan hidangan khas Lebaran. Namun, di balik itu semua, masih ada sebagian orang yang belum memahami makna mendalam dari zakat fitrah yang menjadi kewajiban setiap Muslim.

Dalam program Mutiara Pagi yang disiarkan oleh RRI Malang dengan tema “Zakat Fitraf dan Idul Fitri” Selasa (17/3/2026) pagi, Ustadz Drs. H. Moh. Rosyad, M.Si. menjelaskan bahwa zakat fitrah bukan sekadar kewajiban finansial, melainkan ibadah yang memiliki nilai spiritual dan sosial yang tinggi.

Menurut beliau, zakat fitrah berfungsi sebagai penyuci jiwa bagi orang yang berpuasa. “Zakat fitrah itu thohratan lish-shooimi, yaitu penyuci bagi orang yang berpuasa dari hal-hal yang sia-sia dan perkataan yang kurang baik selama Ramadan,” jelasnya.

Beliau menambahkan bahwa zakat juga memiliki fungsi sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. “Zakat fitrah menjadi th’mah lil masakin, yaitu makanan bagi orang miskin, agar mereka juga bisa merasakan kebahagiaan di hari raya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengingatkan bahwa zakat fitrah adalah pelengkap ibadah puasa. Tanpa menunaikannya, kesempurnaan ibadah Ramadan seseorang bisa berkurang.

Ustadz Rosyad berharap masyarakat tidak hanya menunaikan zakat sebagai kewajiban, tetapi juga memahami makna dan hikmah di baliknya. “Zakat fitrah adalah bukti bahwa Islam mengajarkan kepedulian sosial yang nyata,” pungkasnya menutup acara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....