Memahami Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar
- 27 Feb 2026 07:28 WIB
- Malang
RRI.CO.ID – Malang: Bulan Ramadan memiliki keistimewaan karena menjadi waktu diturunkannya Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam sebagai pedoman hidup. Penyebutan Ramadan dalam Al-Qur'an hanya terdapat pada satu ayat yang secara tegas menjelaskan kemuliaan bulan suci tersebut.
Dalam Surat Al-Baqarah ayat 185 menegaskan, Al-Qur'an diturunkan pada bulan Ramadan penuh berkah. Hal ini menunjukkan hubungan erat antara Ramadan dan peristiwa besar turunnya kitab suci Al-Qur'an bagi umat Islam.
“Dalam kajian Islam dikenal dua istilah penting terkait proses turunnya Al-Qur'an yang sering membingungkan sebagian masyarakat awam. Dua istilah tersebut adalah nuzulul Quran dan lailatul qadar yang memiliki penjelasan makna berbeda. Nuzulul Quran kerap diperingati setiap 17 Ramadan oleh umat Islam sebagai momentum bersejarah turunnya wahyu pertama. Peringatan ini merujuk pada awal turunnya ayat Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad melalui perantara Malaikat Jibril. Sementara itu lailatul qadar disebut dalam firman Inna anzalnahu fi lailatil qadr yang sangat populer. Ayat tersebut menjelaskan bahwa Al-Qur'an diturunkan pada malam lailatul qadar yang memiliki keutamaan luar biasa,” ujar Ustadz Drs. H.Moh Rosyad, M.Si., Jum’at (27/02/2026).
Para ulama menjelaskan lailatul qadar sebagai malam diturunkannya Al-Qur'an secara utuh sekaligus dari Allah. Peristiwa tersebut terjadi ketika Al-Qur'an diturunkan ke langit dunia dalam satu malam penuh kemuliaan.
“Keutamaan malam lailatul qadar sangat agung dibandingkan malam lainnya sepanjang perjalanan waktu kehidupan manusia. Al-Qur'an menyebut pahala ibadah pada malam tersebut lebih baik dari 1000 bulan lamanya,” imbuhnya.
Meskipun demikian para ulama berbeda pendapat mengenai waktu pasti datangnya lailatul qadar setiap tahunnya. Sebagian ulama berpendapat malam tersebut berada pada malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan.
Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan membaca Al-Qur'an pada malam-malam terakhir bulan Ramadan tersebut. Keistimewaan malam lailatul qadar hanya diberikan kepada umat Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam sebagai karunia besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....