Kurma Ramadan Laris, Pedagang Blitar Raup Untung

  • 26 Feb 2026 16:49 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Ramadan membawa berkah bagi pedagang kurma musiman di Kota Blitar. Dalam dua pekan terakhir, omzet penjualan kurma di kawasan Pasar Templek, Kota Blitar mencapai Rp125 juta.

Salah satu pedagang, Novery Prasetyawan, mengaku penjualan meningkat tajam sejak awal bulan puasa. Ia mulai membuka lapak sekitar sepekan sebelum Ramadan dan memilih berjualan khusus selama momen tersebut.

"Biasanya ramai di awal sampai pertengahan Ramadan. Pembeli terus berdatangan, baik untuk konsumsi sendiri maupun dijual lagi," ungkapnya, Kamis (26/2/2026).

Pantauan di lokasi, lapak milik Novery terlihat sederhana hanya menggunakan meja etalase untuk memajang kardus dan toples yang berisi beraneka macam kurma.

Ia menyediakan beragam jenis kurma, di antaranya Sukari, Ruthob, Tunis Madu Aljazair, Medjool, Kholas, hingga Golden Valley. Dari sejumlah varian tersebut, Tunis Madu Aljazair menjadi yang paling diminati dengan harga Rp60 ribu per kilogram.

Secara umum, harga kurma yang dijual berkisar antara Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram, tergantung jenis dan kualitasnya. Dalam dua pekan terakhir, rata-rata pendapatan harian yang diperoleh mencapai Rp3 juta hingga Rp8 juta.

Kurma yang dijual didatangkan dari Ampel, Surabaya. Namun, ia mengakui stok mulai terbatas dan harga dari pemasok mengalami kenaikan.

"Sekarang barang mulai sulit. Kalau stok sudah habis di akhir Ramadan, biasanya saya langsung tutup," kata dia.

Meski bersifat musiman, usaha ini menjadi sumber penghasilan utama selama Ramadan. Tingginya minat masyarakat terhadap kurma sebagai menu takjil berbuka puasa membuat pedagang mampu meraup keuntungan besar dalam waktu singkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....