Ramadan, Distributor Sembako Malang Hadapi Tekanan Harga
- 24 Feb 2026 16:51 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Perkembangan harga sembako selama Ramadan di Kabupaten Malang masih menghadapi tekanan, terutama pada komoditas beras. Kondisi ini dirasakan distributor akibat penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang menekan pergerakan harga pasar.
Distributor sembako Sumber Jaya Grosir, Muhammad Ilham Himawan, mengatakan harga beras saat ini cenderung sulit bergerak. Ia menilai tingginya permintaan tidak diimbangi dengan kelancaran suplai dari pabrik.
“Harga Eceran Tertinggi sekarang nge-press sama dengan harga barang,” ujar Ilham, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut membuat pabrik enggan mengeluarkan stok karena khawatir merugi.
Ilham menjelaskan, secara logika harga gabah seharusnya naik pada momentum Ramadan. Namun karena tekanan HET, pabrik tidak berani menaikkan harga beras di pasaran.
Untuk harga beras, Ilham menyebut satu sak beras berada di kisaran Rp369.000. Jika dirinci, harga per kilogramnya berkisar Rp14.700 hingga Rp14.800.
Ia menambahkan, HET beras saat ini berada di angka Rp14.900 per kilogram.
“Makanya beras premium sulit didapat dan cenderung langka,” jelasnya.
Sementara minyak goreng, harga jual saat ini mencapai sekitar Rp18.000 per liter. Angka tersebut berada di atas HET minyak goreng yang ditetapkan sekitar Rp15.700 per liter.
“Kalau kita jual sesuai harga barangnya memang segitu, dan itu pun rebutan,” kata Ilham.
Ia berharap ada solusi kebijakan agar pasokan lancar dan harga sembako tetap terjangkau masyarakat selama Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....