Ramadan, Sektor Hospitality Malang Tetap Beroperasi 24 Jam

  • 19 Feb 2026 14:23 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Peringatan Hari Pekerja Indonesia yang bertepatan dengan bulan Ramadan menjadi momentum refleksi bagi dunia usaha, termasuk sektor perhotelan, dalam menjaga keseimbangan antara produktivitas dan hak pekerja.

Berbeda dengan instansi pemerintahan yang umumnya menyesuaikan jam kerja selama Ramadan, sektor hospitality tetap beroperasi penuh selama 24 jam. Pola kerja berbasis sif tidak mengalami pengurangan waktu, mengingat layanan kepada tamu harus berjalan tanpa henti.

General Manager Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Kayutangan Malang, Azis Sismono, membenarkan bahwa tidak ada perubahan jam kerja di lingkungan hotel yang dipimpinnya.

"Karakter industri perhotelan menuntut kesiapan layanan sepanjang hari, sehingga operasional tetap berjalan normal selama Ramadan," ujarnya Kamis (19/2/2026).

Ia menjelaskan, penyesuaian yang dilakukan bukan pada durasi kerja, melainkan pada skema fasilitas karyawan. Jika pada hari biasa pekerja mendapatkan makan siang dari perusahaan, selama Ramadan fasilitas tersebut diganti dengan uang makan untuk berbuka puasa.

Kebijakan tersebut diterapkan agar operasional tetap optimal sekaligus memperhatikan kebutuhan karyawan yang menjalankan ibadah puasa. Dalam konteks Hari Pekerja Indonesia, langkah ini dinilai sebagai bentuk adaptasi perusahaan hospitality terhadap situasi Ramadan di Malang tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada tamu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....