Satgas Polres Malang Jaga Stok dan Harga Pangan
- 07 Feb 2026 15:48 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Satgas Pangan Polres Malang memastikan stok stabil dan harga terkendali menjelang Ramadan. Satgas Pangan Polres Malang melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (7/2/2026).
Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan serta mencegah gejolak harga menjelang Bulan Suci Ramadhan.
Pemantauan menyasar komoditas utama seperti beras, minyak goreng, daging ayam, telur, bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit merah. Dari hasil inspeksi lapangan, stok kebutuhan pokok dinyatakan aman dan distribusi berjalan normal.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari potensi kelangkaan maupun spekulasi harga.
“Kami memastikan langsung di lapangan bahwa ketersediaan bahan pokok di Pasar Kepanjen mencukupi. Secara umum, harga relatif stabil tanpa lonjakan signifikan,” ujar AKP Hafiz, Sabtu (7/2/2026).
Berdasarkan pemantauan, beras medium dijual sekitar Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per kilogram. Minyak goreng Minyak Kita tercatat Rp15.700 per liter, daging ayam ras Rp39.000 per kilogram, telur ayam ras Rp29.000 per kilogram, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, dan cabai rawit merah Rp80.000 per kilogram.
AKP Hafiz mengakui cabai rawit merah berpotensi mengalami kenaikan akibat curah hujan tinggi yang memengaruhi hasil panen. Namun, Satgas Pangan telah berkoordinasi dengan distributor dan pemerintah daerah untuk menjaga ketersediaan dan menekan fluktuasi harga.
Polres Malang bersama instansi terkait berkomitmen melakukan pemantauan berkala terhadap rantai distribusi dan perkembangan harga bapokting hingga Ramadhan dan Idulfitri.
Ia juga mengingatkan pedagang dan distributor agar tidak melakukan penimbunan atau permainan harga. Jika ditemukan pelanggaran, penegakan hukum akan dilakukan sesuai ketentuan.
“Satgas Pangan akan terus mengawasi pasar dan melakukan intervensi bila diperlukan, agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa dibebani lonjakan harga kebutuhan pokok,” tegas AKP Hafiz.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....