Kejurprov Jadi Fondasi Regenerasi Pembalap Motocross Nasional

  • 01 Agt 2026 14:01 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Malang – Owner Nugroho Motocross Training (NMT) sekaligus Ketua IMI Kabupaten Kediri, Tri Priyo Nugroho, menilai Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur Motocross & Grasstrack memiliki peran strategis dalam mencetak pembalap-pembalap masa depan yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Menurut Tri, pembinaan motocross di Jawa Timur terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satu buktinya adalah keberhasilan Kabupaten Kediri menjadi juara umum kategori motor pada ajang Porprov 2025.

"Alhamdulillah, pembinaan motocross di Jawa Timur saat ini berjalan dengan baik. Pada ajang Porprov tahun 2025, Kontingen Kabupaten Kediri berhasil meraih Juara Umum pada kategori motor. Harapannya, prestasi tersebut dapat dipertahankan pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya," ujarnya Sabtu (1/8/2026).

Ia menegaskan Kejurprov bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian penting dari proses regenerasi pembalap. Karena itu, penyelenggaraan kejuaraan harus terus ditingkatkan, terutama dari aspek keselamatan lintasan dan penonton.

"Menurut saya, penyelenggaraan Kejurprov memiliki peran yang sangat penting sebagai bagian dari regenerasi pembalap nasional. Meskipun sebagian besar masih menggunakan sirkuit non permanen, aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama, mulai dari kondisi lintasan, jarak pengamanan, hingga keamanan penonton," tegasnya.

Sebagai pelatih, Tri menjelaskan pembinaan di NMT dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kemampuan fisik dan teknik hingga pembentukan mental bertanding agar pembalap mampu menghadapi tekanan saat berlomba.

"Saya sangat optimistis. Optimisme ini bukan sekadar keyakinan, tetapi didasarkan pada proses latihan yang terstruktur, kedisiplinan, serta evaluasi yang terus dilakukan terhadap para pembalap NMT. Selain fisik dan teknik, kami juga menitikberatkan pada pembentukan mental bertanding agar para pembalap siap bersaing di setiap seri," katanya.

Tri juga optimistis Jawa Timur dan Indonesia akan terus melahirkan pembalap-pembalap berprestasi. Menurutnya, regenerasi atlet berjalan baik berkat dukungan keluarga, klub, sekolah balap, serta semakin banyaknya kejuaraan berkualitas.

"Saya sangat optimistis terhadap perkembangan motocross dan grasstrack di Jawa Timur maupun Indonesia. Jawa Timur sejak lama dikenal sebagai salah satu daerah penghasil pembalap berbakat. Masuknya ajang internasional seperti MXGP ke Indonesia juga memberikan motivasi besar bagi pembalap muda untuk mengukur kemampuan mereka di level dunia," tuturnya.

Menurut Tri, kunci utama pembinaan motocross adalah membangun ekosistem yang berkelanjutan sejak usia dini hingga jenjang profesional dengan dukungan semua pihak.

"Kunci utama pembinaan adalah membangun ekosistem yang terstruktur mulai dari pembinaan usia dini hingga jenjang profesional. Selain itu, diperlukan kalender kejuaraan yang konsisten, sirkuit dengan standar yang baik, sinergi antara IMI, pemerintah, sponsor, dan pabrikan, serta kesempatan bagi pembalap untuk mengikuti kejuaraan internasional. Jika seluruh aspek tersebut berjalan bersama, saya yakin Indonesia akan mampu melahirkan pembalap-pembalap yang mampu berprestasi di tingkat dunia," pungkasnya. (Javier).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....