Pembalap NMT Bersaing di Seri Pembuka Kejurprov Jatim 2026
- 01 Agt 2026 10:41 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Nugroho Motocross Training (NMT) mengusung target meraih podium di setiap kelas pada Putaran 1 Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur Motocross & Grasstrack Open Championship Iwak Nassi Seriess 2026 yang digelar di Sirkuit Pacuan Kuda Pikatan, Wonodadi, Blitar, Sabtu 1 dan 2 Agustus 2026.
Owner NMT sekaligus Ketua IMI Kabupaten Kediri, Tri Priyo Nugroho, mengatakan timnya menurunkan sekitar 10 pembalap yang akan tampil di kelas 50cc, 65cc, 85cc, 250cc, hingga kelas grasstrack Porprov. Seluruh pembalap telah menjalani program latihan fisik, teknik, serta penyetelan motor sebagai bekal menghadapi persaingan pada seri pembuka.
"Untuk persiapan tim, total ada sekitar 10 pembalap yang diturunkan pada Putaran 1 Kejurprov Jatim di Blitar. Para pembalap akan berlaga di kelas 50cc, 65cc, 85cc, 250cc, serta kelas Grasstrack untuk Porprov. Persiapan dilakukan seperti biasa, dimulai dengan latihan fisik dan latihan teknik. Setelah itu dilakukan persiapan serta penyetelan motor sesuai kebutuhan," ujar Tri, Sabtu (1/8/2026).
Menghadapi balapan pembuka musim ini, NMT menargetkan seluruh pembalap mampu naik podium di kelas masing-masing. Menurut Tri, persaingan paling sengit diperkirakan terjadi di kelas MX1 atau motor 450cc yang dihuni banyak pembalap berpengalaman.
"Target NMT pada Putaran 1 Kejurprov Jatim adalah agar para pembalap di setiap kelas mampu meraih podium. Untuk persaingan yang diperkirakan paling ketat berada di kelas MX1 atau motor 450cc," katanya.
Tri menjelaskan karakter Sirkuit Pacuan Kuda Pikatan memiliki lintasan panjang dengan banyak speed jump yang mengharuskan pembalap menjaga kecepatan sekaligus fokus sepanjang balapan.
"Karakter Sirkuit Pacuan Kuda Pikatan memiliki lintasan yang cukup panjang dengan banyak speed jump, sehingga para pembalap akan terus bermain pada kecepatan tinggi. Karena itu, seluruh pembalap NMT diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik dan tetap fokus selama balapan," ungkapnya.
Ia optimistis para pembalap NMT mampu bersaing karena telah menjalani latihan secara terstruktur, baik dari sisi fisik, teknik maupun mental bertanding.
"Saya sangat optimistis. Optimisme ini bukan sekadar keyakinan, tetapi didasarkan pada proses latihan yang terstruktur, kedisiplinan, serta evaluasi yang terus dilakukan terhadap para pembalap NMT. Selain fisik dan teknik, kami juga menitikberatkan pada pembentukan mental bertanding agar para pembalap siap bersaing di setiap seri," pungkas Tri. (Javier)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....