Porprov Jatim Jadi Ajang Seleksi Atlet PON

  • 06 Jul 2025 19:43 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Cabor Pencak Silat dalam Porprov Jatim IX 2025 menjadi ajang seleksi atlet PON Beladiri pada Oktober 2025 di Kudus dan PON 2028 di NTB. Cabor Pencak Silat dalam ajang Porprov Jatim IX 2025 resmi berakhir pada Sabtu 5 Juli 2025 di Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim Kota Malang.

Ketua Umum IPSI Jatim, Ir. H. Bambang Soekartono, hadir langsung menyaksikan laga final pencak silat. Beliau juga merupakan Anggota Komisi VII DPR RI yang aktif mendukung perkembangan pencak silat.

Surabaya ditetapkan sebagai juara umum setelah mengumpulkan lima medali emas dari berbagai kategori. Perolehan tersebut menjadi raihan emas tertinggi dibandingkan kontingen kota dan kabupaten lainnya.

Bambang menyampaikan hasil ini menjadi dasar seleksi atlet PON Beladiri Oktober 2025 di Kudus. Ia juga menekankan pentingnya pembentukan tim kuat melalui program Puslatda yang dimulai bulan Agustus.

“Selain PON Beladiri Oktober 2025, kita juga siapkan atlet menuju PON 2028 di NTB, pembinaan saat ini lebih baik dibandingkan edisi Porprov sebelumnya di tahun-tahun lalu," ujarnya, Sabtu (5/7/2025).

Ia menilai kemampuan atlet kini meningkat secara teknik, fisik, dan mental bertanding. Hal ini tak lepas dari pembinaan serius IPSI daerah dan pelatih di masing-masing kontingen.

Sebanyak 36 kabupaten dan kota di Jawa Timur ikut serta dalam cabor pencak silat dalam ajang Porprov Jatim IX 2025. Perolehan medali memperlihatkan kekuatan tiap tim yang kini merata dan semakin kompetitif.

Bambang berharap Porprov terus menjadi ajang regenerasi dan seleksi atlet pencak silat berprestasi.

"Dengan pencapaian ini, Jawa Timur menargetkan juara umum di PON Beladiri 2025 di Kudus dan PON 2028 di NTB," tegasnya. (Rizky Dharmawan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....