KONI Kota Batu Siapkan Puslat Tiga Bulan menuju Porprov 2027

  • 24 Jul 2026 16:31 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 di Surabaya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar pemusatan latihan (puslat) selama tiga bulan mulai Agustus hingga Oktober 2026.

Ketua Umum KONI Kota Batu Sentot Ariwahyudi mengatakan, program puslat menjadi bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan prestasi yang telah diraih pada Porprov 2025. Program tersebut juga menjadi tahap awal pembinaan atlet yang diproyeksikan tampil pada Porprov 2027.

"KONI Kota Batu di tahun 2026 ini masih punya tanggung jawab besar terhadap prestasi yang ingin diraih pada Porprov 2027. Hari ini kami bersama tim KONI mempersiapkan puslat yang dilaksanakan selama tiga bulan, mulai Agustus, September hingga Oktober," ujarnya, Jumat (23/7/2026).

Ia menjelaskan, dasar penentuan peserta puslat berasal dari atlet-atlet yang sebelumnya meraih prestasi pada Porprov 2025. Namun, sekitar 35 atlet dipastikan tidak dapat kembali memperkuat Kota Batu karena terkendala usia dan faktor lainnya.

Untuk menjaring atlet yang akan mengikuti puslat, KONI Kota Batu juga melaksanakan tes VO2Max. Tes tersebut dilakukan guna mengetahui tingkat kebugaran, kondisi kesehatan, serta kesiapan fisik atlet sebelum menjalani program latihan.

Menurut Sentot, puslat menjadi tahapan penting agar atlet mampu mengembangkan potensi yang dimiliki sebelum bertanding di ajang Porprov 2027. Melalui latihan yang terprogram, atlet diharapkan memiliki kesiapan fisik, teknik, dan mental saat memasuki masa kompetisi.

"Puslat ini sangat penting karena menjadi bagian bagaimana nanti mereka bisa memberikan potensi yang baik untuk dipersiapkan di Porprov 2027," katanya.

Sentot menyebut sejumlah cabang olahraga yang dinilai masih memiliki peluang besar menyumbangkan prestasi, di antaranya selam, wushu, MMA, dan cabang olahraga bela diri. Menurutnya, cabang-cabang tersebut masih memiliki atlet yang berpotensi bersaing dan mendulang medali seperti pada Porprov sebelumnya.

Selain itu, seluruh cabang olahraga diminta mempersiapkan atlet secara maksimal karena persaingan di Porprov 2027 diperkirakan semakin ketat. Lokasi penyelenggaraan di Surabaya juga menjadi tantangan tersendiri yang harus diantisipasi sejak awal.

Sentot menegaskan hanya atlet yang memiliki kualitas, kesiapan, dan mental juara yang akan diberangkatkan mewakili Kota Batu pada Porprov 2027. Karena itu, proses seleksi dan pembinaan selama 2026 menjadi dasar dalam menentukan atlet yang layak masuk kontingen Kota Batu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....