Antisipasi Influenza A, UB Imbau Sivitas Akademika Pakai Masker saat Sakit
- 06 Okt 2026 10:15 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Universitas Brawijaya (UB) meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit saluran pernapasan dengan mengingatkan sivitas akademika untuk menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat mengalami gejala seperti batuk dan pilek.
Imbauan tersebut disampaikan Rektor UB, Prof. Widodo menyusul temuan Dinas Kesehatan Kota Malang terkait banyaknya siswa yang tidak masuk sekolah karena sakit. Dinkes sebelumnya menemukan keluhan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) cukup dominan dan mendapati sejumlah ruang kelas memiliki ventilasi serta sirkulasi udara yang kurang memadai.
Prof. Widodo mengatakan UB telah menyampaikan imbauan kepada para dekan agar mengingatkan dosen dan mahasiswa untuk menerapkan langkah pencegahan, terutama ketika mengalami gejala sakit.
“Kita tetap mengingatkan kepada seluruh sivitas akademika untuk menjaga kesehatan dan menjaga pola hidup sehat. Di antaranya bagi yang merasa sakit menggunakan masker,” kata Prof. Widodo, Selasa (6/10/2026).
Ia meminta dosen maupun mahasiswa yang mengalami batuk atau pilek tetap menggunakan masker saat mengikuti kegiatan di kampus. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko penularan penyakit kepada orang lain.
Meski demikian, Prof. Widodo menyebut hingga kini belum ada laporan peningkatan ketidakhadiran mahasiswa dalam jumlah besar akibat sakit di lingkungan UB.
“Belum ada. Insyaallah kalau mahasiswa masih oke, masih full. Tidak ada gejala kalau di universitas,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Malang melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan di sejumlah sekolah setelah menemukan banyak siswa tidak masuk karena sakit. Selain keluhan ISPA, Dinkes juga menemukan sejumlah fasilitas cuci tangan yang belum tersedia atau belum berfungsi optimal serta ruang belajar dengan ventilasi minim.
Dinkes telah melakukan swab terhadap sekitar 13 siswa untuk mengetahui jenis infeksi yang dialami. Sampel pemeriksaan telah dikirim ke BBLK Surabaya dan hasilnya masih ditunggu.
Sambil menunggu hasil pemeriksaan, Dinkes mengimbau lingkungan sekolah memperkuat perilaku hidup bersih dan sehat serta memperbaiki sirkulasi udara. Kewaspadaan juga diperkuat melalui surat edaran bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Di lingkungan perguruan tinggi, UB memilih langkah pencegahan dengan mengingatkan sivitas akademika untuk menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika mengalami gejala gangguan pernapasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....