UB Tambah Relawan Kesehatan Mental hingga Tingkat Fakultas

  • 13 Apr 2026 11:16 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Universitas Brawijaya (UB) memperkuat dukungan kesehatan mental di lingkungan kampus, salah satunya dengan menambah relawan peer counselor hingga tingkat fakultas. Para relawan ini akan bertugas selama satu tahun setelah mengikuti pelatihan yang sebelumnya diselenggarakan oleh Subdirektorat Konseling, Pencegahan Kekerasan Seksual, dan Perundungan UB.

Kepala Subdirektorat Konseling, Pencegahan Kekerasan Seksual, dan Perundungan UB, Ulifa Rahma, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa para relawan akan menjalankan peran promotif dan preventif dalam bidang kesehatan mental.

“Setelah mengikuti program ini, para volunteer peer counselor akan bertugas selama satu tahun untuk melakukan upaya promotif dan preventif kesehatan mental,” katanya.

Menurutnya, relawan akan memberikan pendampingan awal bagi mahasiswa yang membutuhkan. Peran mereka mencakup tingkat universitas hingga fakultas, serta dapat berkolaborasi dengan organisasi kemahasiswaan.

"Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada penanganan mahasiswa yang telah mengalami masalah, tetapi juga sebagai langkah pencegahan agar mahasiswa tidak masuk ke dalam kelompok berisiko," tuturnya.

Ulifa menambahkan, peserta juga akan mengikuti pelatihan lanjutan guna meningkatkan keterampilan pendampingan, termasuk dalam menghadapi kondisi darurat. Program ini terbuka bagi mahasiswa dari berbagai fakultas maupun pendaftar umum secara sukarela. Dengan demikian, diharapkan jangkauan dukungan kesehatan mental di lingkungan kampus semakin luas.

“Harapannya, sivitas akademika dapat meningkatkan kesadaran dan literasi kesehatan mental, sehingga mampu mengenali diri serta mengembangkan potensi secara optimal, baik akademik maupun non-akademik,” pungkasnya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....