Cara Tepat Pakai Masker Hadapi Abu Vulkanik
- 09 Sep 2026 09:10 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Paparan abu vulkanik akibat aktivitas gunung berapi perlu diwaspadai karena dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan. Untuk membantu melindungi diri dan keluarga, masyarakat dianjurkan memilih masker yang sesuai serta menggunakannya dengan cara yang benar. Imbauan tersebut disampaikan Kementerian Kesehatan RI melalui unggahan di akun Instagram resminya.
Kemenkes merekomendasikan penggunaan masker N95, KN95, atau KF94 ketika berada di lingkungan yang terpapar abu vulkanik. Masker tersebut memiliki daya filtrasi tinggi sehingga mampu menyaring debu dan partikel mikro, termasuk PM2.5. Desainnya yang dapat menempel lebih rapat pada wajah juga membantu mengurangi celah masuknya abu vulkanik.
Sementara itu, masker medis atau bedah dapat digunakan untuk membantu mengurangi paparan abu yang terhirup. Namun, perlindungannya tidak seoptimal masker N95, KN95, atau KF94 karena partikel halus masih berpotensi masuk melalui celah di sisi masker. Adapun masker kain hanya dapat membantu menahan sebagian debu dan abu dengan perlindungan yang sangat terbatas karena pori-porinya relatif besar.
Selain memilih jenis masker, cara pemakaian juga menjadi hal penting. Masker harus menutupi hidung, mulut, dan dagu secara menyeluruh tanpa celah terbuka. Masker juga perlu dipastikan menempel rapat mengikuti bentuk wajah sehingga abu tidak mudah masuk melalui bagian samping. Kemenkes sebelumnya juga menekankan pentingnya memastikan masker menutup hidung, mulut, dan dagu serta tidak dipakai dalam kondisi longgar.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak terlalu sering menyentuh masker selama digunakan. Pastikan masker tetap dalam kondisi kering dan tidak tersentuh tangan yang basah. Jika masker sudah kotor, basah, rusak, atau kemampuan perlindungannya menurun, segera ganti dengan masker yang baru. Untuk masker sekali pakai, jangan digunakan kembali setelah kondisinya sudah tidak layak.
Dengan memilih masker yang tepat dan menggunakannya secara benar, masyarakat dapat meningkatkan perlindungan diri dan keluarga dari paparan abu vulkanik. Langkah tersebut menjadi semakin penting ketika harus beraktivitas di luar ruangan saat kondisi udara terdampak sebaran abu vulkanik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....