Sering Pusing, Berarti Pasti Darah Tinggi?
- 24 Agt 2026 12:56 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Keluhan pusing sering dikaitkan masyarakat sebagai tanda tekanan darah tinggi, sehingga sebagian orang langsung menganggap dirinya mengalami hipertensi. Hipertensi sering kali tidak menimbulkan gejala yang khas sehingga seseorang tidak dapat memastikan tekanan darahnya hanya berdasarkan keluhan pusing.
“Pusing itu tidak selalu berarti tekanan darah sedang tinggi, karena banyak penyebab lain yang bisa menimbulkan keluhan tersebut,” ujar dr. Alfian Reddy Sagala, PPDS Kardiovaskular Universitas Brawijaya (UB), Sabtu (22/08/2026).
Pusing dapat berkaitan dengan berbagai kondisi, mulai dari kurang tidur, kelelahan, dehidrasi, gangguan keseimbangan, hingga kondisi kesehatan tertentu lainnya. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak langsung menyimpulkan penyebab pusing hanya berdasarkan satu gejala tanpa melakukan pemeriksaan.
| Baca juga: Tips Sederhana Menurunkan Kadar Gula Darah |
“Kalau memang merasa sering pusing, sebaiknya jangan langsung menganggap itu hipertensi, tetapi periksa tekanan darah terlebih dahulu,” jelasnya.
Menurutnya, pemeriksaan tekanan darah perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar hasilnya dapat menggambarkan kondisi pasien secara lebih akurat. Pengukuran juga dapat dilakukan secara berkala, terutama bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko hipertensi.
Selain pemeriksaan tekanan darah, masyarakat perlu memperhatikan berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko hipertensi. Pola makan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, berat badan berlebih, kebiasaan merokok, serta faktor keturunan dapat berkontribusi terhadap munculnya tekanan darah tinggi.
“Hipertensi ini sering tidak memberikan gejala, sehingga jangan menunggu sampai muncul keluhan baru kemudian melakukan pemeriksaan tekanan darah,” tegasnya.
Ia menambahkan, masyarakat yang sudah memiliki hipertensi perlu melakukan kontrol secara rutin dan mengikuti pengobatan sesuai anjuran dokter. Tekanan darah yang terkendali penting untuk mengurangi risiko komplikasi pada jantung, otak, ginjal, dan pembuluh darah.
Pemeriksaan tekanan darah secara rutin juga menjadi bagian penting dari upaya deteksi dini, terutama karena seseorang dapat mengalami hipertensi tanpa merasakan keluhan apa pun. Dengan mengetahui kondisi tekanan darah lebih awal, langkah pengendalian dapat dilakukan sebelum muncul komplikasi yang lebih serius.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....