Gizi Pranikah Jadi Langkah Awal Penting Mencegah Stunting Anak

  • 20 Agt 2026 13:18 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- Persiapan memiliki anak yang sehat tidak hanya dilakukan setelah kehamilan terjadi. Kondisi kesehatan dan gizi calon ibu maupun calon ayah perlu diperhatikan sejak sebelum menikah sebagai bagian dari persiapan membangun keluarga yang sehat.

Gizi pranikah menjadi salah satu langkah awal untuk mengetahui sekaligus memperbaiki kondisi gizi pasangan yang akan menikah. Pemeriksaan kesehatan sebelum menikah juga penting dilakukan agar pasangan dapat mengetahui kondisi tubuh dan melakukan perbaikan apabila ditemukan masalah kesehatan maupun gizi.

Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Malang, Indri Hapsari, S.TP., M.TP., menjelaskan bahwa gizi pranikah merupakan bagian penting dalam mempersiapkan pasangan sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

“Gizi pranikah itu sebenarnya merupakan salah satu langkah awal untuk mengontrol dan memantau status gizi pasangan yang akan menikah,” jelas Indri.

Menurutnya, persiapan kesehatan dan gizi sejak sebelum kehamilan juga berkaitan dengan upaya mencegah berbagai masalah gizi pada anak. Salah satunya adalah stunting yang pencegahannya perlu dilakukan jauh sebelum anak lahir.

“Kalau kita ingin mencegah masalah gizi pada anak, maka salah satu langkah penting adalah memastikan kondisi calon ibu dan calon ayah sudah dipersiapkan dengan baik sejak sebelum kehamilan,” tambahnya.

Persiapan tersebut dapat dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan, pemantauan status gizi, pemenuhan kebutuhan zat gizi, serta penerapan pola hidup sehat. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, pasangan memiliki kesempatan untuk melakukan perbaikan sebelum merencanakan kehamilan.

Upaya tersebut menunjukkan bahwa pencegahan masalah gizi pada anak tidak dapat hanya berfokus pada masa setelah kelahiran. Persiapan sejak masa pranikah menjadi bagian penting dalam membangun fondasi kesehatan keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dengan persiapan kesehatan dan gizi yang baik, pasangan diharapkan dapat memasuki kehidupan berkeluarga dengan kondisi yang lebih siap sekaligus berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat sejak awal kehidupan.

-Ira Azlina

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....