Insan GenRe Kabupaten Malang Dorong Program Minum TTD Bersama saat Keputrian

  • 30 Jul 2026 10:40 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) untuk menekan angka anemia dan stunting pada remaja putri di Kabupaten Malang rupanya masih menyisakan celah besar di lapangan. Usut punya usut, suplemen zat besi yang digelontorkan ke sekolah-sekolah tersebut kerap berakhir di tempat sampah.

Temuan itu diungkapkan oleh Ketua Insan GenRe Kabupaten Malang, Farhan Mahally. Dari hasil penelusuran timnya di puluhan kecamatan, pola yang terjadi di sekolah-sekolah ternyata seragam: suplemen hanya dibagikan secara fisik tapi edukasi mendalam kurang.

"Di kecamatan-kecamatan yang kami datangi, masalahnya sama. Tablet Tambah Darah itu hanya sekadar diberikan. Dampaknya, banyak siswi yang memilih membuangnya atau sama sekali tidak mengonsumsinya," ujar Farhan Mahally kepada RRI Malang, Kamis (30/7/2026).

Melihat kondisi tersebut, Insan GenRe Kabupaten Malang bersama program PASTI tidak tinggal diam. Mereka langsung bergerak melakukan audiensi dan koordinasi lintas sektor bersama Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan Kabupaten Malang untuk merumuskan intervensi yang lebih efektif.

Solusi konkret pun ditawarkan. Farhan dan timnya mencanangkan gerakan Konsumsi TTD Bersama. Mekanismenya, pembagian dan pengonsumsian tablet tidak lagi dibiarkan dibawa pulang, melainkan diminum serentak saat kegiatan keputrian di sekolah setiap pekan.

Langkah ini mendapat angin segar. Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan rupanya telah menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait pendampingan konsumsi suplemen tersebut. Meskipun belum berbentuk Surat Keputusan (SK), SE ini menjadi pijakan hukum yang kuat bagi sekolah untuk mulai menerapkan pengawasan melekat.

"Harapan kami, dengan adanya minum bersama saat keputrian ini, tidak ada lagi TTD yang terbuang sia-sia. Intervensi kesehatan remaja harus benar-benar sampai ke organ tubuh mereka, bukan berhenti di laci meja atau tempat sampah," tegas Farhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....