Menjaga Kesehatan adalah Wujud Bela Negara

  • 08 Jul 2026 09:18 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Bela negara tidak selalu diwujudkan melalui pengabdian di bidang militer. Menjaga kesehatan diri dan mengedukasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan bangsa.

Hal tersebut disampaikan oleh Dr. dr. Achdiat Agoes, Sp.S., Wakil Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2017–2020 sekaligus Anggota Dewan Pakar Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia.

Menurut dr. Achdiat, Organisasi Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia resmi dibentuk pada 25 Desember 2025 sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kesadaran bela negara yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Organisasi ini lahir dari kesadaran bahwa tanggung jawab menjaga bangsa tidak hanya berada di pundak pemerintah, tetapi juga menjadi kewajiban seluruh warga negara.

“Tugas bela negara bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tugas masyarakat secara luas," ujarnya kepada RRI, Senin (6/7/2026)

Ia menjelaskan bahwa konsep bela negara tidak terbatas pada aspek pertahanan dan keamanan. Setiap individu dapat berkontribusi sesuai dengan profesi dan keahliannya masing-masing.

Sebagai seorang dokter, dr. Achdiat mengaku memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Menurutnya, masyarakat yang sehat akan memiliki kemampuan yang lebih baik untuk berkarya, berkontribusi, dan mendukung pembangunan bangsa.

“Misalnya saya bekerja di bidang kesehatan. Tugas saya memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu menjaga tubuh tetap sehat. Dengan tubuh yang sehat, masyarakat dapat berperan dalam gerakan bela negara," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kondisi fisik yang sehat merupakan modal utama dalam membangun ketahanan nasional. Individu yang memiliki tubuh prima akan lebih produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta memiliki daya tahan tubuh yang baik sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Sebagai Anggota Dewan Pakar Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia, dr. Achdiat mengajak masyarakat untuk menerapkan konsep sehat mandiri”, yaitu membangun kesadaran untuk menjaga kesehatan melalui penerapan pola hidup sehat tanpa bergantung pada pengobatan.

Menurutnya, terdapat beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk menjaga kesehatan, di antaranya menghindari kebiasaan merokok karena kandungan zat berbahaya dalam rokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang berujung pada hipertensi. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk memiliki waktu istirahat yang cukup, menghindari kebiasaan begadang, serta menjaga pola makan yang sehat dan seimbang.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa seseorang yang telah menerapkan gaya hidup sehat tidak hanya memberikan manfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya. Dengan saling mengingatkan keluarga, teman, maupun masyarakat sekitar untuk menerapkan pola hidup sehat, akan tercipta lingkungan yang lebih sehat dan produktif.

Di akhir wawancara, dr. Achdiat berpesan agar masyarakat menempatkan kesehatan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas. Menurutnya, kesehatan tidak hanya bergantung pada obat-obatan, tetapi lebih ditentukan oleh kebiasaan hidup yang sehat serta kemampuan menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan dalam menjalani kehidupan.

"Sehat tidak bergantung pada obat, tetapi harus menerapkan gaya hidup yang sehat serta menjaga diri agar tetap bahagia. Dengan menjaga tubuh tetap sehat, kita turut menjadi pasukan bela negara," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....