Bakteri Tidak Selalu Menjadi Ancaman Kesehatan

  • 08 Jul 2026 09:46 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID – Malang: Bakteri sering dianggap selalu berbahaya, padahal tidak semua bakteri memberikan dampak buruk bagi kesehatan manusia dalam kehidupan sehari-hari bersama. Sebagian bakteri justru memiliki peran penting membantu berbagai proses biologis yang mendukung kesehatan tubuh secara alami dan berkelanjutan manusia.

“Secara umum, bakteri dibedakan menjadi kelompok patogen dan nonpatogen berdasarkan kemampuan mereka menyebabkan penyakit ataupun memberikan manfaat bagi manusia. Bakteri patogen dapat memicu gangguan kesehatan, sedangkan bakteri nonpatogen berperan membantu keseimbangan berbagai fungsi tubuh setiap hari secara alami,” kata apt. Nurma Sabila, S.Farm, M.S.Farm. - Dosen Jurusan Analisis Farmasi dan Makanan Poltekkes Malang, Minggu (05/07/2026).

Salah satu contoh bakteri bermanfaat adalah Escherichia coli yang hidup dalam usus manusia dengan jumlah normal serta tetap terkendali secara alami. Bakteri tersebut membantu proses pencernaan, tetapi dapat menyebabkan gangguan apabila populasinya meningkat melebihi batas keseimbangan tubuh yang sehat.

“Produk pangan fermentasi seperti yogurt mengandung bakteri baik yang sengaja ditambahkan untuk memberikan manfaat kesehatan kepada para konsumennya setiap hari. Bakteri ini berbeda dengan bakteri penyebab penyakit karena telah dipilih berdasarkan keamanan serta manfaatnya bagi tubuh manusia secara ilmiah. Selain yogurt, masyarakat juga mengenal berbagai produk fermentasi lain yang memanfaatkan mikroorganisme selama proses pembuatannya menjadi pangan bergizi tinggi berkualitas. Namun, tidak semua mikroorganisme pada produk fermentasi merupakan bakteri karena beberapa diantaranya berasal dari kelompok jamur berbeda jenis,” imbuh Laifa Fusvita, S.Si., M.Si. - Dosen Jurusan Analisis Farmasi dan Makanan Poltekkes Malang, pada kesempatan yang sama.

Perbedaan bakteri dan jamur sering membingungkan masyarakat karena keduanya termasuk mikroorganisme yang tidak dapat dilihat langsung oleh mata manusia. Padahal, kedua kelompok tersebut memiliki karakteristik, fungsi, serta pemanfaatan berbeda dalam bidang pangan maupun kesehatan masyarakat modern sekarang.

Penelitian mengenai bakteri juga terus berkembang untuk menemukan manfaat baru dalam bidang kesehatan, termasuk pengembangan kandidat obat masa depan inovatif. Beberapa penelitian menunjukkan metabolit bakteri tertentu berpotensi membantu menghambat pertumbuhan virus melalui mekanisme yang masih terus dipelajari para ilmuwan.

Pemahaman mengenai bakteri akan membantu masyarakat membedakan informasi benar dengan berbagai anggapan keliru yang berkembang selama ini di lingkungan. Pengetahuan tersebut juga mendorong masyarakat lebih bijak memilih makanan sekaligus menjaga kebersihan demi mempertahankan kesehatan keluarga setiap saat bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....