Deodoran Tepat Bantu Cegah Bau Badan akibat Keringat Berlebih
- 04 Jun 2026 13:32 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Keringat merupakan respons alami tubuh untuk membantu mengatur suhu. Namun, produksi keringat yang berlebihan, terutama di area ketiak, dapat memicu munculnya bau badan yang mengganggu aktivitas dan rasa percaya diri.
Bau badan umumnya muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri yang hidup di permukaan kulit. Kondisi ini sering terjadi setelah berolahraga, beraktivitas di bawah sinar matahari, atau berada di lingkungan yang panas dan lembap.
Menjaga kebersihan tubuh menjadi langkah utama untuk mencegah bau badan. Mandi secara teratur, khususnya dua kali sehari, dapat membantu mengurangi jumlah bakteri penyebab bau. Selain itu, penggunaan pakaian bersih dan mengganti pakaian yang telah basah oleh keringat juga dianjurkan.
Bulu ketiak yang terlalu lebat juga dapat menjadi tempat menumpuknya keringat dan bakteri. Karena itu, mencukur atau merapikan bulu ketiak secara berkala dapat membantu menjaga kebersihan area tersebut.
Selain menjaga kebersihan diri, penggunaan deodoran dapat menjadi solusi untuk mengurangi risiko bau badan. Namun, masyarakat perlu cermat dalam memilih produk yang digunakan.
Deodoran dengan kandungan triethyl citrate diketahui dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Sebaliknya, beberapa bahan seperti aluminium dan alkohol berpotensi menimbulkan iritasi, terutama bagi pemilik kulit sensitif.
Konsumen juga disarankan memperhatikan kandungan paraben yang kerap digunakan sebagai bahan pengawet. Pada sebagian orang, zat ini dapat memicu iritasi kulit, terutama jika terdapat luka atau kondisi kulit yang sensitif.
Jika bau badan tetap muncul meski sudah menjaga kebersihan dan menggunakan deodoran secara rutin, konsultasi dengan tenaga medis perlu dilakukan. Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu menemukan penyebab yang mendasari serta menentukan penanganan yang sesuai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....