Waspada Malaria, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya
- 19 Jun 2026 16:10 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Malaria masih menjadi salah satu penyakit menular yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki risiko penularan tinggi. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui media sosial Kementerian Kesehatan RI, malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina.
Nyamuk Anopheles betina umumnya aktif menggigit manusia pada malam hari, terutama mulai pukul 18.00 hingga 06.00 pagi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap gigitan nyamuk pada rentang waktu tersebut sebagai langkah pencegahan penularan malaria.
Gejala malaria biasanya muncul sekitar 10 hingga 15 hari setelah seseorang tergigit nyamuk yang membawa parasit Plasmodium. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi, sakit kepala, tubuh terasa lesu dan lelah, mual serta muntah, hingga nyeri otot. Jika gejala-gejala tersebut muncul, masyarakat dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Kementerian Kesehatan juga mengingatkan pentingnya upaya pencegahan guna mengurangi risiko penularan malaria. Salah satunya dengan menjaga kondisi tubuh tetap sehat melalui konsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, memperbanyak minum air putih, dan rutin berolahraga.
Selain itu, kebersihan lingkungan juga berperan penting dalam mencegah berkembangbiaknya nyamuk. Masyarakat diimbau untuk membersihkan genangan air dan menjaga lingkungan sekitar rumah agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Penggunaan kelambu saat tidur, obat antinyamuk, pakaian tertutup, serta pemasangan kasa pada ventilasi rumah juga dapat membantu mengurangi risiko gigitan nyamuk.
Bagi masyarakat yang akan bepergian ke daerah endemis malaria, konsultasi dengan tenaga kesehatan sangat dianjurkan. Dalam kondisi tertentu, tenaga medis dapat memberikan obat antimalaria sebagai langkah pencegahan sesuai kebutuhan dan tingkat risiko perjalanan.
Melalui penerapan pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap gigitan nyamuk, masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah penyebaran malaria. Upaya pencegahan sejak dini menjadi kunci untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan dari bahaya penyakit yang masih menjadi tantangan kesehatan di berbagai daerah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....