Lingkungan Pertemanan Membentuk Karakter dan Kesehatan Mental
- 03 Jun 2026 12:00 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Lingkungan pertemanan memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter, harga diri, hingga kesehatan mental seseorang. Hal tersebut disampaikan Mentor Castlerock Indonesia, Harvi Wahyu Putriadi, S.Psi, dalam program Mental Health Pro 2 Jaga Malam bersama Irene Nathasya.
Harvi menjelaskan bahwa kebutuhan untuk memiliki kelompok atau circle merupakan hal yang wajar karena setiap individu memiliki kebutuhan untuk diterima dan menjadi bagian dari lingkungan sosial.
Namun, ia mengingatkan bahwa pengaruh kelompok tidak selalu berdampak positif. Dalam banyak kasus, seseorang dapat melakukan tindakan yang sebenarnya bertentangan dengan nilai pribadinya karena tekanan teman sebaya atau keinginan untuk diterima dalam kelompok.
"Ketika seseorang berada dalam kelompok yang sangat kuat, kontrol dirinya sering kali melemah. Mereka bisa melakukan sesuatu hanya demi dianggap solid oleh kelompoknya," kata Harvi.
Menurutnya, circle yang sehat adalah lingkungan yang memberikan rasa aman secara psikologis. Dalam kelompok seperti ini, setiap anggota dapat menyampaikan pendapat, berbagi pengalaman, bahkan mengakui kegagalan tanpa takut dihakimi atau dikucilkan.
Harvi juga menyoroti besarnya pengaruh pertemanan terhadap pembentukan self-esteem atau harga diri. Lingkungan yang suportif akan membantu seseorang berkembang, sementara lingkungan yang dipenuhi kritik dan ejekan dapat merusak kepercayaan diri.
"Tanda kita berada di circle yang tepat adalah ketika kita merasa aman menjadi diri sendiri, tidak perlu memakai topeng, dan justru terdorong untuk tumbuh menjadi versi terbaik dari diri kita," pungkas Harvi.
Ia mengajak generasi muda untuk lebih bijak memilih lingkungan pergaulan karena kualitas circle yang dimiliki akan sangat memengaruhi masa depan dan kesehatan mental seseorang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....