Posyandu Remaja Jadi Tren Baru Anak Muda Belajar Hidup Sehat
- 20 Mei 2026 14:35 WIB
- Malang
RRI.CO.ID , Malang - Keberadaan Posyandu Remaja ternyata mulai menjadi ruang baru bagi generasi muda untuk belajar hidup sehat sekaligus aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.
Dalam talkshow peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026, Dr. Tri Anjaswarni, Dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes Malang menjelaskan bahwa Posyandu Remaja kini menjadi bagian dari Integrasi Layanan Primer (ILP) yang fokus pada kesehatan anak muda.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menganggap posyandu hanya diperuntukkan bagi balita dan lansia. Padahal, remaja juga membutuhkan ruang edukasi kesehatan yang dekat dengan lingkungan mereka.
“Posyandu remaja itu seru. Anak-anak bisa cek kesehatan gratis, belajar edukasi kesehatan, sampai menjadi penggerak kesehatan di lingkungannya,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Ia mengaku sejak 2020 menjadi pembina Posyandu Remaja di wilayah Kelurahan Bareng, Kota Malang. Dalam pelaksanaannya, para remaja dilatih langsung untuk memahami dasar-dasar pelayanan kesehatan sederhana hingga edukasi teman sebaya.
“Kami latih mereka di laboratorium kampus, kemudian mereka praktik mengedukasi teman-temannya sendiri,” katanya.
Untuk menarik minat remaja, kegiatan posyandu juga dikemas lebih kreatif melalui lomba konten edukasi, penghargaan kader aktif, hingga kegiatan media sosial.
“Kalau anak muda didekati dengan cara yang menyenangkan, mereka akan tertarik ikut,” tambahnya.
Sementara itu, Sri Mudayatiningsih, Dosen Jurusan Anafarma Poltekes Kemenkes Malang menilai Posyandu Remaja dapat menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli kesehatan.
“Remaja harus mulai sadar bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi tanggung jawab diri sendiri,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....