Cara Menghilangkan Lemak di Leher, Ini Penjelasan Medis

  • 16 Mei 2026 22:21 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang — Lipatan lemak di area leher sering kali menjadi keluhan yang mengganggu sebagian orang karena dapat memengaruhi penampilan. Kondisi ini umumnya dipengaruhi oleh penambahan berat badan, faktor genetik, hingga pola hidup sehari-hari.

Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi lemak di leher, namun tidak semua metode yang beredar di masyarakat terbukti efektif secara medis. Beberapa gerakan seperti meregangkan leher, mengunyah permen karet, atau latihan otot tertentu kerap disebut dapat mengurangi lipatan lemak, tetapi belum memiliki bukti ilmiah yang kuat.

Dilansir dari Alodokter, Sabtu (16/5/2026), cara paling dasar dan direkomendasikan untuk mengurangi lemak di area leher adalah dengan menurunkan berat badan melalui pola hidup sehat.

Langkah tersebut dapat dilakukan dengan mengatur pola makan, seperti mengurangi asupan gula, membatasi karbohidrat berlebih, serta memperbanyak konsumsi protein, serat, dan makanan rendah lemak. Kombinasi diet seimbang ini membantu mengurangi lemak tubuh secara keseluruhan, termasuk di area leher.

Selain pola makan, aktivitas fisik juga menjadi faktor penting. Olahraga ringan seperti jalan cepat, jogging, menari, atau berenang selama sekitar 30 menit per hari dapat membantu mempercepat pembakaran kalori dan lemak tubuh.

Namun, pada sebagian orang, terutama yang dipengaruhi faktor genetik, lemak di leher bisa tetap terlihat meski berat badan sudah turun. Dalam kondisi tersebut, beberapa tindakan medis dapat menjadi pilihan.

Salah satu metode non-bedah adalah terapi gelombang ultrasonik eksternal yang bertujuan menghancurkan sel lemak di area tertentu. Selain itu, terdapat juga prosedur suntik asam deoksikolat yang bekerja dengan meluruhkan lemak secara bertahap melalui beberapa kali sesi perawatan.

Prosedur lain yang lebih invasif adalah sedot lemak (liposuction), yaitu tindakan bedah kecil untuk mengangkat lemak di bawah kulit leher menggunakan alat khusus. Tindakan ini umumnya dilakukan oleh dokter dengan pertimbangan kondisi kesehatan pasien.

Selain itu, prosedur necklift juga dapat dilakukan untuk memperbaiki kontur leher sekaligus menghilangkan kelebihan lemak maupun kulit kendur. Namun, tindakan ini biasanya hanya direkomendasikan bagi pasien dengan kondisi kesehatan yang baik.

Meski berbagai opsi tersedia, para ahli tetap menyarankan konsultasi medis terlebih dahulu sebelum memilih tindakan tertentu, terutama untuk memastikan keamanan dan kesesuaian dengan kondisi tubuh masing-masing individu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....