Kenali Makanan yang Perlu Dibatasi ketika Sembelit Menyerang

  • 04 Jun 2026 16:47 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Sembelit atau konstipasi merupakan salah satu gangguan pencernaan yang cukup sering dialami masyarakat. Kondisi ini ditandai dengan kesulitan buang air besar, frekuensi buang air besar yang berkurang, atau tinja yang keras sehingga sulit dikeluarkan.

Selain memperbanyak konsumsi air putih dan makanan berserat, penderita sembelit juga perlu memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. Beberapa makanan diketahui dapat memperlambat kerja usus dan memperburuk gejala konstipasi.

Berikut empat jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat mengalami sembelit.

Pertama, makanan yang digoreng. Berbagai makanan yang diolah dengan cara digoreng umumnya mengandung lemak tinggi dan rendah serat. Kondisi ini dapat memperlambat proses pencernaan sehingga berpotensi memperparah sembelit.

Kedua, hidangan penutup seperti donat, kue, dan biskuit. Makanan manis jenis ini umumnya rendah serat serta tinggi kandungan lemak dan gula, sehingga kurang mendukung kelancaran sistem pencernaan.

Ketiga, pisang yang masih mentah. Berbeda dengan pisang matang yang dikenal membantu melancarkan buang air besar, pisang mentah mengandung pati dalam jumlah tinggi yang lebih sulit dicerna tubuh. Kondisi ini dapat memperburuk gejala sembelit pada sebagian orang.

Keempat, telur. Meskipun kaya protein dan memiliki banyak manfaat kesehatan, telur mengandung serat yang sangat rendah. Karena itu, konsumsi telur secara berlebihan tanpa diimbangi makanan berserat dapat memperburuk konstipasi.

Bagi yang tetap ingin mengonsumsi telur, disarankan untuk memadukannya dengan sayuran kaya serat seperti bayam, tomat, atau sayuran hijau lainnya agar kebutuhan serat harian tetap terpenuhi.

Untuk membantu mengatasi sembelit, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi buah, sayur, biji-bijian utuh, serta mencukupi kebutuhan cairan setiap hari. Aktivitas fisik secara rutin juga dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Dengan pola makan yang tepat, gejala sembelit dapat berkurang dan fungsi pencernaan kembali berjalan lebih optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....