Cuci Ayam Mentah dengan Langkah Tepat

  • 24 Feb 2026 14:14 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang — Kebiasaan mencuci ayam mentah sebelum dimasak masih dilakukan banyak orang, namun para ahli keamanan pangan menegaskan bahwa praktik tersebut justru dapat meningkatkan risiko penyebaran bakteri di dapur. Alih-alih membuat ayam lebih bersih, air yang memercik saat proses pencucian dapat membawa bakteri ke berbagai permukaan dapur.

Dilansir dari EatingWell, Selasa (24/2/2026), ayam mentah dapat mengandung bakteri berbahaya seperti Salmonella dan Campylobacter—penyebab umum penyakit bawaan makanan. Penelitian menunjukkan bahwa percikan air saat mencuci ayam dapat menyebarkan bakteri hingga radius tiga kaki dari wastafel, mencemari peralatan masak, makanan lain, bahkan pakaian dan tangan orang yang memasaknya.

Para ahli menyarankan untuk tidak mencuci ayam mentah sama sekali. Jika terdapat cairan lengket pada daging, langkah aman yang direkomendasikan adalah menepuknya menggunakan tisu dapur. Selain mencegah penyebaran bakteri, cara ini juga membantu proses pemasakan menjadi lebih optimal.

Solusi utama menghilangkan bakteri terletak pada suhu masak, bukan air. USDA menetapkan suhu internal aman untuk ayam adalah 165°F (73,8°C) guna memastikan bakteri berbahaya mati sepenuhnya. Aturan suhu aman juga berlaku untuk protein lain seperti ikan dan seafood (145°F), daging sapi dan babi (145°F), serta daging giling (160°F).

Ahli kesehatan pangan juga menekankan pentingnya mencuci tangan setelah menangani ayam mentah, menjaga kebersihan talenan, wastafel, dan spons, serta menghindari kontaminasi silang selama proses memasak. Menggunakan satu tangan khusus untuk menyentuh daging mentah dan satu tangan bersih juga dapat membantu meminimalkan risiko.

Kesimpulannya, tidak mencuci ayam mentah adalah langkah penting untuk mencegah penyebaran bakteri di dapur. Mengeringkan ayam dengan tisu dan memasaknya hingga suhu yang tepat menjadi cara paling efektif menjaga keamanan makanan. (Dito Fontana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....