Jaga Asupan Gula, Garam dan Lemak saat Puasa

  • 22 Feb 2026 09:01 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Secara umum, kebutuhan kalori orang dewasa berkisar antara 1.500 hingga 2.500 kkal per hari. Jumlah tersebut perlu dipenuhi melalui sahur dan berbuka dengan komposisi gizi yang seimbang.

Salah satu perhatian utama adalah konsumsi GGL (gula, garam, dan lemak) yang sering kali berlebihan. Padahal, ketiganya berperan besar dalam meningkatkan risiko penyakit tidak menular jika dikonsumsi melebihi batas anjuran.

Dilansir dari Indonesiabaik.id dibawah Komdigi RI, Minggu (22/02/2026), Pemerintah mengampanyekan prinsip sederhana “4-1-5” sebagai panduan harian. Artinya, cukup empat sendok makan gula, satu sendok teh garam, dan lima sendok makan lemak per hari.

Namun pada praktiknya, tingkat konsumsi gula, garam, dan lemak masyarakat Indonesia terus meningkat setiap tahun. Kondisi ini juga terjadi saat bulan puasa, ketika berbagai hidangan manis dan gurih mudah ditemukan.

Data menunjukkan sebanyak 26,2 persen penduduk Indonesia mengonsumsi garam berlebih. Konsumsi lemak berlebih bahkan mencapai 40,7 persen, naik signifikan 12,8 persen. Lonjakan ini menjadi perhatian serius karena berkaitan dengan peningkatan kasus obesitas dan penyakit jantung.

Di dalam tubuh, gula berfungsi sebagai sumber energi utama dan memengaruhi kadar gula darah. Jika dikonsumsi berlebihan, gula dapat memicu lonjakan glukosa darah yang berisiko menyebabkan diabetes.

Karena itu, masyarakat diimbau lebih bijak memilih menu sahur dan berbuka. Mengurangi minuman manis, membatasi gorengan, serta memperbanyak sayur dan buah menjadi langkah sederhana menjaga kesehatan selama Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....