Menag Dorong Santri Pramuka Jadi Generasi Pembaharu

  • 02 Okt 2026 17:22 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang — Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mendorong santri yang mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 tidak hanya memiliki keterampilan kepramukaan, tetapi juga karakter dan akhlak yang kuat.

Pesan tersebut disampaikan Nasaruddin saat membuka PPSN VI di Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al Murtadlo, Kabupaten Malang, Kamis (1/10/2026) malam.

Menurut Nasaruddin, kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter santri. Berbagai keterampilan yang dipelajari dalam Pramuka diharapkan dapat membentuk pribadi yang disiplin, sehat, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Banyak keterampilan yang dipelajari di Pramuka. Kader Pramuka itu harus berakhlakul karimah, itulah karakter Pramuka, itulah karakter santri,” kata Nasaruddin.

Ia menilai nilai-nilai kepramukaan memiliki keselarasan dengan keteladanan Rasulullah SAW, termasuk dalam hal kedisiplinan, menjaga kesehatan, serta semangat berolahraga.

Karena itu, Nasaruddin berharap keterlibatan santri dalam kepramukaan tidak berhenti pada penguasaan keterampilan. Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan membentuk generasi yang mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat.

“Kalau ikut kepramukaan, santri pasti jadi pembaharu,” ujarnya.

PPSN VI Tahun 2026 diikuti 4.500 santri. Sebanyak 3.000 santri berasal dari Jawa Timur, sedangkan 1.500 peserta lainnya berasal dari 33 provinsi di Indonesia.

Pembukaan PPSN VI ditandai dengan peluncuran Saka Amal Bakti oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyiraman tunas kelapa menggunakan kendi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan jajaran Kementerian Agama serta Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....