Duta Antinarkoba: Jangan Coba-Coba dan Berani Mengatakan Tidak

  • 21 Sep 2026 12:58 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- Duta Antinarkoba Kabupaten Malang 2025, Zabrina Tsany Chunaifi dan Danendra Putra Hyang Natha Shira, mengajak generasi muda untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dengan satu pesan sederhana, yakni jangan pernah mencoba.

Zabrina mengatakan, rasa penasaran dan keinginan untuk mencoba dapat menjadi pintu awal munculnya persoalan yang lebih besar. Karena itu, edukasi mengenai bahaya narkoba perlu diberikan kepada remaja agar memiliki pengetahuan dan kesadaran sebelum mengambil keputusan.

“Jangan pernah mencoba. Rasa penasaran dan keinginan untuk mencoba itu bisa menjadi awal dari masalah yang lebih besar. Karena itu, edukasi tentang bahaya narkoba penting supaya teman-teman punya kesadaran sebelum mengambil keputusan,” ujar Zabrina, Senin (21/9/2026)

Menurutnya, penyampaian informasi mengenai narkoba juga harus dilakukan secara tepat. Edukasi jangan sampai justru menimbulkan rasa penasaran di kalangan anak muda, tetapi harus mampu meningkatkan kewaspadaan dan mendorong mereka untuk semakin menjauhi narkoba.

“Informasi tentang narkoba harus menjadi edukasi yang membuat kita semakin waspada, bukan malah membuat penasaran untuk mencoba. Tujuannya adalah agar generasi muda memahami risikonya dan memilih untuk menjauhinya,” katanya.

Selain tidak mencoba, Zabrina menekankan pentingnya keberanian untuk mengatakan “tidak”. Sikap tersebut diperlukan ketika seseorang berada dalam lingkungan pergaulan yang memberikan tekanan atau ajakan untuk melakukan sesuatu yang berisiko.

“Teman-teman harus punya pendirian. Harus berani mengatakan tidak,” tegasnya.

Sementara itu, Danendra Putra Hyang Natha Shira mengingatkan generasi muda agar mempertimbangkan dampak jangka panjang dari setiap keputusan yang diambil. Menurutnya, kesenangan sesaat tidak seharusnya mengalahkan pertimbangan terhadap konsekuensi yang dapat muncul di masa depan.

“Setiap keputusan pasti punya konsekuensi. Jangan hanya memikirkan kesenangan sesaat, tetapi juga pikirkan bagaimana dampaknya bagi diri sendiri dan masa depan,” kata Danendra.

Ia menambahkan, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya dilakukan dengan membangun pendirian pribadi. Generasi muda juga perlu meningkatkan literasi digital agar mampu memilah informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh konten maupun ajakan negatif di ruang digital.

“Anak muda juga harus meningkatkan literasi digital. Kita harus bisa memilih informasi yang benar dan menyebarkan hal-hal yang positif. Dengan begitu, kita bisa menjadi duta di lingkungan masing-masing untuk mengajak teman-teman menjauhi narkoba,” ujarnya.

Zabrina dan Danendra berharap generasi muda dapat mengambil peran dalam menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat. Pesan pencegahan narkoba, menurut keduanya, dapat dimulai dari diri sendiri, kemudian diteruskan kepada keluarga, teman, sekolah, hingga lingkungan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....