Anak Muda Pacitan Bangun Gerakan Pendidikan Inklusif hingga 12 Kecamatan

  • 21 Mei 2026 13:09 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID,Malang - Berawal dari keresahan melihat minimnya wadah pengembangan diri bagi remaja di daerah, seorang pemuda asal Pacitan, Gandung Senatama membangun komunitas Pacitan Cerdas yang kini telah bergerak di 12 kecamatan di Kabupaten Pacitan.

Dalam dialog interaktif bersama RRI Malang, Gandung mengatakan komunitas tersebut lahir pada 2020 saat pandemi COVID-19 melanda. Kala itu, aktivitas masyarakat yang terbatas justru memunculkan gagasan untuk menghadirkan ruang belajar dan pengembangan diri bagi anak muda.

“Di Pacitan ini sangat minim wadah pengembangan diri, khususnya bagi remaja. Akhirnya kami mencoba membangun komunitas ini bersama teman-teman,” ujar Gandung saat diwawancarai RRI Malang, Selasa (20/5/2026).

Alumni Universitas Brawijaya tersebut mengungkapkan, sejak awal komunitasnya berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan inklusif.

Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya dinikmati kelompok tertentu, melainkan harus bisa diakses seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Kami memfokuskan bahwa pendidikan ini harus inklusif. Pendidikan berhak dimiliki siapa pun selama dia warga Indonesia,” katanya.

Gandung menjelaskan, tantangan terbesar di Pacitan adalah kondisi geografis yang didominasi wilayah pegunungan. Hal itu membuat akses pendidikan dan pengembangan diri di sejumlah wilayah masih belum merata.

“Kalau bicara Pacitan, hampir 80 persen wilayahnya pegunungan. Di balik pemandangan yang indah, ada realita yang harus diketahui banyak orang,” ucapnya.

Selama lima tahun berjalan, Pacitan Cerdas telah melibatkan sekitar 300 relawan dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi. Mereka aktif menggelar pelatihan, pendampingan, hingga workshop pengembangan keterampilan bagi remaja dan masyarakat desa.

Selain pendidikan dasar, komunitas tersebut juga mulai memberikan pelatihan teknologi informasi dan pengembangan keterampilan digital bagi anak muda di Pacitan.

“Kami ingin teman-teman muda ini mampu mengembangkan potensinya dan nantinya bisa menularkan ilmu yang mereka miliki ke lingkungannya,” ujar Gandung.

Ia berharap gerakan yang dibangun Pacitan Cerdas dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak anak muda untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan pendidikan di daerahnya masing-masing.

“Harapannya komunitas ini bisa terus konsisten bertumbuh, berkembang, dan memberikan dampak yang lebih luas,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....