Siapkan Lulusan Berbasis Industri dan Teknologi, Fapet UB Berubah Nama Jadi FAST

  • 19 Mei 2026 10:55 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) kini bertransformasi nama menjadi Faculty of Animal Science and Technology (FAST). Perubahan nama tersebut menjadi bagian dari langkah pengembangan akademik untuk menjawab kebutuhan dunia industri peternakan yang semakin berbasis sains dan teknologi.

Dekan FAST UB, Prof. Dr. Ir. Muhammad Halim Natsir mengatakan, perubahan nama dilakukan mengikuti perkembangan keilmuan dan program studi di lingkungan fakultas. Menurutnya, sejak dua tahun terakhir UB telah membuka Program Studi Industri Peternakan Cerdas yang memperkuat integrasi teknologi dalam bidang peternakan.

“Karena sekarang tidak hanya peternakan, tetapi juga ada industri peternakan cerdas, maka nama fakultas harus mampu memayungi seluruh pengembangan tersebut. Akhirnya kami menggunakan nama Fakultas Animal Science and Technology atau FAST,” katanya, Selasa (19/5/2026).

Selain perubahan identitas, FAST UB juga tengah memproses pembukaan Program Studi Keinsinyuran. Saat ini, usulan program tersebut telah melalui tahap asesmen di IPB dan selanjutnya akan diproses di tingkat universitas dan kementerian.

Menurut Halim, penguatan sains dan teknologi peternakan menjadi penting karena sektor ketahanan pangan tetap membutuhkan sumber daya manusia dan tidak dapat sepenuhnya digantikan teknologi maupun kecerdasan buatan.

“Ketahanan pangan tidak mungkin digantikan 100 persen oleh artificial intelligence karena yang kami urus adalah makhluk hidup. Jadi kami optimistis peminat bidang peternakan tetap tinggi,” ujar Halim.

Ia juga menegaskan tidak ada program studi di bidang peternakan yang akan ditutup. Sebaliknya, fakultas terus memperkuat kurikulum agar lebih selaras dengan kebutuhan industri.

FAST UB saat ini telah menerapkan Kurikulum 2024 yang berbasis kolaborasi industri dan peluang kerja. Salah satu pengembangannya ialah penyusunan program management training bersama perusahaan peternakan nasional.

Melalui skema tersebut, lulusan yang telah yudisium akan langsung menjalani pelatihan kerja selama enam bulan di perusahaan mitra. Mahasiswa yang memenuhi kriteria nantinya berpeluang langsung direkrut sebagai tenaga kerja.

“Kami berharap lulusan bisa terserap sangat cepat. Setelah yudisium, mereka bisa langsung masuk program training sehingga masa tunggu kerja tidak sampai satu bulan,” jelasnya.

Halim menambahkan, hubungan antara kampus dan industri akan terus diperkuat agar pengembangan ilmu pengetahuan tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Meski melakukan perubahan identitas, FAST UB tetap mempertahankan unsur “FAPET” dalam masa transisi branding. Logo baru fakultas masih mencantumkan tulisan “FAPET Jaya” sebagai bentuk kesinambungan identitas yang telah dikenal luas masyarakat.

“Kami melakukan transisi secara bertahap. Branding FAPET tidak langsung ditinggalkan, tetapi perlahan diperkenalkan menjadi FAST,” pungkasnya.

Selain Fapet UB, ada tiga fakultas lain di UB yang juga mengalami transformasi nama, berdasarkan Peraturan Rektor Nomor 44 tahun 2026 yang berlaku sejak 2 Mei 026. Yakni Fakultas Pertanian yang berubah menjadi Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK), Fakultas MIPA menjadi Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM), serta Fakultas Teknologi Pertanian berubah menjadi Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB).
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....